Minggu , 29 Maret 2020
Home » Spesial Riau » Enam Mahasiswa Riau yang dikarantina di Natuna pulang melalui badan penghubung

Enam Mahasiswa Riau yang dikarantina di Natuna pulang melalui badan penghubung

Rio Alfi
Rio Alfi bersama keluarganya termasuk dari dua ratusan WNI yang dikarantina di Natuna dan dipulangkan Sabtu (15/2/2020) ini. (Foto: Youtube)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Hari ini, Sabtu (15/2/2020), seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang dikarantina di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, akan dipulangkan ke daerah masing-masing. Termasuk enam diantaranya adalah mahasiswa Riau yang diketahui kuliah di Wuhan, China.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menjelaskan, proses pemulangan 6 mahasiswa Riau bersama 238 Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya, ditangani oleh Pemerintah pusat, melalui Tim Komando Gabungan Terpadu Operasi Kemanusiaan (Kogasgabpad).

“Ya hari ini mereka ke Jakarta dulu. Selanjutnya (Mahasiswa,red) diserahkan ke Badan Penghubung Provinsi Riau di Jakarta. Selanjutnya baru dipulangkan ke Riau,” ungkap Mimi Yuliani Nazir dilansir laman Media Center Riau, Sabtu (15/2).

Dijelaskan Mimi, tidak ada penjemputan dari Pemprov Riau setibanya di Pekanbaru karena proses pemulangan seluruh WNI termasuk mahasiswa Riau ditangani oleh pusat.

“Nanti Badan Penghubung yang menangani proses pemulangannya. Kalau untuk menjemputnya di bandara Pekanbaru tidak ada, tapi seluruh keluarganya sudah diberitahukan pemulangan mereka. Mahasiswa kita itu sampai di Pekanbaru dijemput oleh keluarga, atau orangtuanya,” jelas Mimi.

Mimi menegaskan, dengan telah dipulangkannya keenam mahasiswa Riau tersebut diimbau kepada seluruh masyarakat Riau untuk tidak khawatir. Karena mahasiswa Riau tersebut sudah dinyatakan sehat dan tidak ada terkena virus corona.

Sejauh ini proses karantina oleh Kementerian Kesehatan sudah melalui prosedur yang tepat, dan tidak perlu cemas dengan kehadiran mereka.

“Mereka ini semua sehat, bahkan selama 14 hari di Natuna mereka betul-berul diberikan kesehatan dengan program kesehatan yang baik. Mereka juga diberi pengobatan dan memastikan tidak terinfeksi virus corona. Masyarakat jangan cemas, mereka sama dengan kita sekarang. Bahkan mereka selama dirawat diberi vitamin dan diberikan pola hidup sehat,” kata Mimi.

“Kita saja tidak ada diperiksa kesehatan dua kali sehari. Mereka setiap harinya diperiksa kesehatan dan aman dari corona. Mari sama-sama kita menerima mereka seperti yang lain, dan mereka sehat,” harap Mimi.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Riau Erisman Yahya, mengatakan, informasi pemulangan WNI termasuk mahasiswa Riau sudah diterimanya. Hanya saja untuk pemulangan ke Pekanbaru menunggu informasi dari Kementerian Kesehatan.

“Kita menunggu informasi lagi dari Kementerian Kesehatan. Nanti akan ada kejelasan dari Menteri Kesehatan, setelah informasi dari menteri barulah nanti bisa kami informasikan prosedur selanjutnya,” kata Erisman.***

Tinggalkan Balasan