Minggu , September 27 2020
Home / Hukum & Kriminal / Gegara ditagih utang Rp200 Ribu, Pasutri ini bunuh nenek 78 tahun

Gegara ditagih utang Rp200 Ribu, Pasutri ini bunuh nenek 78 tahun

Pasutri PI (19) dan istrinya SA (17) ditangkap atas dugaan pembunuhan seorang nenek.

Rengat (Riaunews.com) – Dua oran suami-isteri yang masih muda belia, yakni PI (19) dan istrinya SA (17), ditangkap aparat kepolisian guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, yakni dugaan membunuh seorang nenek Cicih yang sudah berusia 78 tahun, warga Desa Petala Bumi Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau.

Paur Humas Polres Indragiri Hulu, Aipda Misran, menjelaskan kedua pelaku ditangkap di Kelurahan Sei Salak, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (21/2/2020).

Adapun motif pembunuhan tersebut untuk sementara adalah karena pelaku kesal ditagih hutang sebesar Rp200 ribu oleh korban.

“Penganiayaan itu terjadi pada Rabu (19/2/2020) pagi. Ketika itu, korban kembali meminta uangnya yang dipinjam oleh pelaku,” kata Paur Humas.

Bukannya mengembalikan uang, pelaku justru menganiaya korban hingga tewas. Kedua tersangka mengakui menganiaya korban dengan cara membenturkan kepala korban ke tembok rumah. Namun polisi masih mendalami kasus karena keterangan pelaku terus berubah-ubah.

Dari olah TKP yang dilakukan polisi, terdapat luka memar pada dahi, kiri dan kanan, telinga sebelah kiri mengeluarkan darah.

Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pematang Reba. Polres Inhu berkoordinasi dengan Bidang Dokkes Polda Riau untuk melakukan autopsi terhadap korban. Autopsi digelar pada Kamis (20/2/2020) di Rumah Sakit Umum Pematang Reba

“Sebab kematian korban adalah akibat kekerasan tumpul pada belakang kepala yang menyebabkan patah tulang tengkorak sehingga menimbulkan perdarahan,” tutur Misran.***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan