Sabtu , 30 Mei 2020
Home » Olahraga » Bola » Liga Inggris » Manchester City terancam kehilangan gelar Liga Inggris 2014

Manchester City terancam kehilangan gelar Liga Inggris 2014

Etihad Stadium
Etihad Stadium, markas Manchester City. (Foto: Talk Sports)

Manchester (Riaunews.com) – Manchester City terus diterpa kabar yang kurang enak setelah dinyatakan bersalah melanggar regulasi Financial Fair Play (FFP) oleh Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA).

Pada Sabtu (15/2/2020) kemarin, UEFA telah memutuskan bahwa klub yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut tidak boleh mengikuti kompetisi di Eropa, seperti Liga Champions dan Liga Europa, plus denda 30 juta poundsterling.

Kini, giliran Pihak Premier League yang berpeluang melakukan investigasi terhadap kemungkinan pelanggaran FFP yang dilakukan Man City.

Jika terbukti melanggar, maka gelar yang mereka raih pada musim 2013/2014 terancam dicopot.

Dikutip CNN Indonesia, Daily Mail melansir Premier League berpeluang melakukan investigasi terkait pendapatan dan pengeluaran Man City sepanjang 2012 hingga 2016, rentang waktu yang dinyatakan UEFA bahwa The Citizens memanipulasi laporan pendapatan klub.

Sepanjang waktu itu Man City berhasil merebut satu gelar Liga Inggris pada musim 2011/2012 dan 2013/2014. Namun, pihak Daily Mail meyakini gelar musim 2013/2014 yang direbut Man City memiliki peluang paling besar untuk dicabut jika dinyatakan bersalah.

Jika Premier League menganggap Man City bersalah karena melanggar peraturan FFP, maka tim yang bermarkas di Stadion Etihad itu terancam sanksi pengurangan poin. Pada musim 2013/2014 Man City menjadi juara Liga Inggris dengan keunggulan dua poin atas Liverpool.

FFP merupakan regulasi yang diterapkan UEFA sejak musim 2011/2012. Pada dasarnya FFP adalah regulasi yang mengharuskan sebuah klub untuk mengimbangi neraca keuangan. Sebuah klub tidak boleh mengalami kerugian 45 juta euro dalam tiga tahun dan punya kemampuan untuk membayar utang.

Premier League juga menerapkan regulasi FFP dua tahun setelah UEFA menggunakan peraturan itu. Namun, regulasi Premier League lebih longgar dengan membolehkan klub rugi 105 juta poundsterling dalam tiga musim.

Pihak Man City sendiri sedang berusaha menggagalkan keputusan UEFA dengan melakukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS).***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan