Jumat , 5 Juni 2020
Home » Spesial Riau » Kampar » Pemkab Kampar janji permudah perizinan usaha

Pemkab Kampar janji permudah perizinan usaha

Kantor Bupati Kampar.

Jakarta (Riaunews.com) – Guna menarik minat investor untuk membuka usaha di Kabupaten Kampar, pemerintah daerah setempat berkomitmen untuk mempermudah segala perizinan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri, ketika menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2020 yang dilaksanakan di The Ritz Carlton, Pasific Place, SCBD Jakarta, Kamis (20/2/2020).

“Sesuai arahan Presiden, agar melayani dengan baik segala izin usaha, baik itu pembebasan lahan, izin berusaha agar dipermudah, jangan dipersulit, agar para investor nyaman untuk berinvestasi di daerah,” ujarnya.

Yusri juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat dan daerah akan menyiapkan strategi bersama dalam rangka meningkatkan investasi di tanah air, sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Pemerintah Daerah harus mempermudah izin pelaku usaha yang ingin menanam investasi di Daerah, terkait seluruh dengan sarana dan prasarana yang berhubungan dengan Investasi.

“Sesuai arahan Presiden, agar melayani dengan baik segala izin usaha, baik itu pembebasan lahan, izin berusaha agar dipermudah, jangan dipersulit, agar para investor nyaman untuk berinvestasi di daerah,” ujar Yusri.

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Hambali juga menyampaikan jika ada investor yang akan berinvestasi di daerah, pihaknya komit untuk melayani dengan baik.

“Jika pengusaha menemui masalah dalam mengurus proses perizinan, maka akan dicarikan solusi dan jalan keluar yang baik,” janji Hambali.

Acara tersebut dihadiri oleh kurang lebih 2.000 orang dengan mengundang seluruh sekjen (Sekretaris Jendral), kemudian Gubernur, Bupati, walikota, Sekretaris daerah provinsi, dan sekretaris daerah kabupaten kota, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sebagai penghubung utama antara dunia usaha dan pemerintah (DPMPTSP), administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), pejabat BKPM, dan media.

Rakornas Investasi 2020 juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis tentang Bantuan Pengamanan dan Penyelesaian Permasalahan di Bidang Penanaman Modal. Nota Kesepahaman ini sebagai wujud komitmen jaminan kepastian hukum, keamanan, dan kenyamanan kepada investor.***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan