Rabu , 15 Juli 2020
Home » Spesial Riau » Bengkalis » Plt Bupati Bengkalis Muhammad terancam jadi DPO

Plt Bupati Bengkalis Muhammad terancam jadi DPO

Plt Bupati Bengkalis Muhammad.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Wakil Bupati Bengkalis yang sekarang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muhammad, terancam masuk daftar pencarian orang (DPO) Kepolisian Daerah Riau.

Hal ini dikarenakan dirinya dianggap tidak kooperatif dalam memenuhi panggilan penyidik.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menyebutkan, Muhammad sudah tiga kali mangkir untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pipa transmisi di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2013.

Pemanggilan dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau pada Kamis (6/2/2020), Senin (10/2/2020), dan pada Selasa (25/2/2020). Ketiga pemanggilan itu tidak dihadiri Muhammad.

“Kita mengimbau sebagai pejabat publik, hendaknya taat dan patuhi hukum, patuhi aturan. Ikuti saja, itu imbauan kami,” tegas Sunarto, Jumat (28/2/2020) petang.

Sunarto mengatakan, penyidik masih berkoordinasi dengan Direktur Reserse Kriminal Khusus, terkait langkah selanjutnya terhadap Muhammad. “Sedang didiskusikan,” kata Sunarto.

Sesuai aturan, kata Sunarto, tiga kali tidak mengindahkan panggilan penyidik akan dilakukan penjemputan paksa. “Aturannya, tiga kali panggilan disertai dengan surat perintah membawa,” tegas Sunarto.

Selain pemanggilan paksa, penyidik juga bisa memasukkan Muhammad sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun hal itu belum dilakukan karena masih dibicarakan oleh penyidik dalam suatu rapat.

“Masih harus dirapatkan dengan direkturnya (Kombes Andri Sudarmadi),” kata Sunarto.

Disinggung apakah ada kendala untuk menjemput Muhammad secara paksa, Sunarto menegaskan tidak ada. “Tidak ada (kendala). Kemarin karena ada permintaan melalui kuasa hukumnya,” ucap Sunarto.***

User Rating: Be the first one !
Lazada

Tinggalkan Balasan