Minggu , 12 Juli 2020
Home » Bisnis » BI: Pertumbuhan ekonomi Riau diprediksi di bawah proyeksi awal

BI: Pertumbuhan ekonomi Riau diprediksi di bawah proyeksi awal

Flyover di pertigaan Jalan Sudirman-Imam Munandar Pekanbaru. (Tangkapan layar Youtube/Raja Drone ID)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Akibat wabah virus corona, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau akan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2020.

Hal ini disampaikan Kepala Divisi Advisory Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Teguh Setiadi, Rabu (18/3/2020).

Ia mengatakan, awalnya Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2020 itu sebesar 2,5 hingga 3 persen.

“Kita akan lakukan pemangkasan. Saat ini revisinya masih dibahas,” ujar Teguh, Rabu (18/3/2020).

Ia mengatakan, penurunan angka proyeksi pertumbuhan yang dihitung bank sentral tersebut tidak lain karena dampak corona yang dianggap mengganggu perdagangan terutama ekspor sejumlah komoditas andalan provinsi Riau.

“Selain itu, penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi Riau juga mempertimbangkan dampak Corona terhadap lapangan usaha lainya. Salah satunya sektor Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) yang beberapa tahun terakhir menggeliat di Pekanbaru,” katanya.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Cina menduduki peringkat pertama untuk negara tujuan ekspor Riau dengan kontribusi sebesar 17,9 persen atau dengan realiasasi transkasi us$ 2.07 miliar pada periode Januari 2020.

Begitu pula untuk impor. Barang-barang impor yang masuk ke Riau didominasi dari China dengan andil hingga US$ 26.97 juta atau 27,17 persen terhadap nilai total impor.

“Untuk bahan baku industri tanah air secara nasional sebesar 27 persen bersumber dari China sehingga jika pasokan impor tidak lancar tentu memengaruhi bahan baku industri dalam negeri,” ujarnya.***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan