Sabtu , 11 Juli 2020
Home » Spesial Riau » BPBD Riau gelar rakor Karhutla perdana di tengah isu corona

BPBD Riau gelar rakor Karhutla perdana di tengah isu corona

Rapat koordinasi perdana penanganan darurat karhutla Provinsi Riau, Rabu (4/3/2020). (Foto: MCR)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Virus corona saat ini menjadi sorotan utama dunia, termasuk Indonesia, dan juga Provinsi Riau. Namun, hal ini tak membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau lengah dengan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Untuk itu pada hari ini, Rabu (4/3/2020), Wakil Gubernur Riau (Wagubri) yang diwakili Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edward Sanger membuka dengan resmi Rapat pedana Koordinasi (Rakor) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Provinsi Riau Tahun 2020, yang digelar di Posko Penanganan Darurat Bencana Karhutla, Komplek Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Dalam paparanya, Edward mengatakan hampir empat bulan lebih satuan tugas (satgas) karhutla mengakhiri siaga daruruat karhutla. Namun pada tanggal 11 Februari lalu, lanjutnya, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kembali menyiagakan status darurat karhutla hingga 31 Oktober mendatang.

Mengingat hal itu, Edward kembali menggelar rakor perdana penanganan Karhutla yang bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan menangani kebakaran yang akan terjadi nantinya di Riau. Dalam kesempatan itu, Edward mengatakan untuk satgasnya ke depan, ia mengaku sedang dalam proses.

“Namun satgas kami sekarang sudah ada kemajuan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi atas langkah yang diambil Polda Riau dalam menciptakan Dashboard Lancang Kuning yang dianggapnya sangat membantu memantau hotspot di lapangan.

Hadir dalam Rakor itu Kadisops Lanud Roesmin Nurjadin Jajang Setiawan, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Marzuki, Kasi Ops O31/WB Kolonel Inf Pater A Sitorus, Kabag Ops Polda Riau AKBP M Harahap, perwakilan KLHK Pusat, Manggala Agni LHK, serta Kabinda Riau diwakili Korwil 1 Riau Khairul Amir, dan perwakilan dunia usaha. ***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan