Sabtu , September 18 2021

Fadli Zon: Pemerintahan pusat telah kehilangan wibawa

Fadli Zon

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Pusat dinilai lamban menangani wabah virus corona (Covid-19) dan hingga saat ini tidak berani mengambil keputusan lockdown demi membatasi makin meluasnya virus asa Wuhan, China, tersebut.

Anggota DPR RI Fadli Zon mengapresiasi langkah yang diambil sejumlah kepala daerah yang berani melakukan lockdown untuk menyelamatkan nyawa masyarakat.

“Di tengah keterbatasan kewenangan, sejumlah kepala daerah, seperti Papua, Tegal, Tasikmalaya, Toli-Toli, Payakumbuh dan Aceh, berani mengambil risiko untuk keselamatan warga mereka di atas kepentingan lainnya,” kata Fadli melalui akun Twitter @fadlizon, Senin (30/3/2020).

Politisi Gerindra ini bahkan menyebut rezim Presiden Joko Widodo telah kehilangan wibawa, karena sebelumnya presiden menyatakan bahwa pemberlakuan lockdown harus dengan seizin pemerintah pusat.

“Pemerintah pusat bahkan kehilangan wibawa dan kepercayaan dari publik dlm penanganan Covid-19. Selain buang-buang waktu 2 bulan lebih, pernyataan menteri-menteri tertentu juga dianggap menyesatkan dan dagelan,” tambah Fadli Zon.

Disebutkan politikus berdarah Minang ini, sebenarnya banyak daerah yang tak siap dengan penanganan medis baik fasilitas rumah sakit, APD (alat perlindungan diri) dan sarana prasarana lainnya.

“Sementara jumlah pasien meningkat secara eksponensial. #COVID19indonesia. Pemerintah pusat bahkan gagap dalam menyediakan sarana paling dasar seperti apd bagi dokter dan tenaga medis,” cuit mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 ini.

Fasdli menambahkan, sikap berani mengambil keputusan lockdown ini seharusnya juga dimiliki presiden sebagai Kepala Negara.

“Sikap serupa harusnya juga dimiliki Presiden sbg kepala negara. Kita tak perlu menunggu jumlah korban lebih banyak, baru kemudian melakukan karantina wilayah atau PSBB. #COVID19indonesia,” pungkasnya.***

 

Pewarta: Ilva

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: