Minggu , 29 Maret 2020
Home » Spesial Riau » Pekanbaru » Isu penutupan pasar tradisional di Pekanbaru dipastikan hoaks

Isu penutupan pasar tradisional di Pekanbaru dipastikan hoaks

Pasar Arengka di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru tetap ramai di tengah merebaknya virus corona. (Foto: GSF)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dalam dua hari belakangan publik Pekanbaru dihebohkan isu akan adanya penutupan pasar oleh pemerintah menyusul peningkatan kasus virus Corona atau Covid-19.

Menanggapi isu yang beredar luas di media sosial dan pesan WhatsApp itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Ingot Hutasuhut membantah isu tersebut.

Ia memastikan isu tersebut hoaks alias tidak bisa dipertanggungjawabkan. Ingot memastikan pasar yang ada di Ibu Kota Provinsi Riau itu tetap buka. Ia mengaku tidak tahu dari mana isu itu beredar ke tengah masyarakat.

“Saya tidak tahu dari mana informasi itu. Yang pasti pasar tradisional tidak ada agenda penutupan, karena itu menyangkut kebutuhan publik,” tegas Ingot, Selasa (24/3/2020), dilansir Media Center Riau.

Justru kata dia, Disperindag menyediakan fasilitas pencegahan Covid-19 di tiap pasar. Status Pekanbaru juga masih tanggap darurat.

Ia meminta masyarakat jangan panik terhadap isu yang beredar. Sampai hari ini, pasar tradisional yang ada di Kota Pekanbaru masih buka seperti biasa. Tidak ada penutupan seperti isu yang beredar di masyarakat.

“Masyarakat jangan paniklah. Perdagangan di pasar tradisional sampai hari ini masih kita layani. Cuma kepada masyarakat baik pedagang maupun pembeli tentu sama-sama kita menjaga diri,” kata dia.

“Karena memang kondisi hari ini tidak bisa kita anggap sepele. Masing-masing bawalah alat pelindung diri yang disarankan oleh pemerintah,” tambahnya.

Sejauh ini, lanjutnya, Disperindag terus lakukan sterilisasi terhadap pasar. Dinas itu juga menyediakan fasilitas untuk mencuci tangan untuk masyarakat di lingkungan pasar.

“Penyemprotan disinfektan masih berjalan, kemudian kita juga menyediakan fasilitas untuk cuci tangan di pasar untuk digunakan oleh masyarakat,” jelasnya.***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan