Minggu , 29 Maret 2020
Home » Nasional » Menteri Segala Urusan yang pandai menjilat membuat Firaun binasa

Menteri Segala Urusan yang pandai menjilat membuat Firaun binasa

Mummi Raja Ramses III.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Penguasa yang memelihara para penjilat ternyata dikemudian hari menjadi senjata makan tuan, dan akhirnya akan membuat binasa dirinya sendiri.

Dalam Alquran, kita mengenal seorang penguasa yang sangat kejam di Mesir, yakni Firaun. Para ahli sejarah meyakini bahwa Firaun yang dimaksud dalam Alquran tersebut adalah Raja Ramses III.

Ustaz Tengku Zulkarnain melalui akun Facebooknya kembali menukil sejarah tersebut dalam tulisan yang berjudul “Ramses III, Mati Tenggelam di Laut Merah”, dan dipublikasikan pada Selasa (24/3/2020).

Berikut kutipannya:

Ramses III adalah sosok Raja Mesir yang memerintah dengan tangan besi. Namanya adalah Menephtah. Dia tidak segan segan untuk menindas dan bahkan membunuh semua orang yang dirasakannya dapat merongrong kekuasaannya.

Ramses III ini mempunyai seorang Menteri Segala Urusan yang sangat pandai menjilat, Hamman, namanya. Hamman inilah yang pertama sekali mengatakan bahwa Menephtah adalah TUHAN, lalu Ramses III inipun dengan yakinnya mengatakan kepada rakyatnya:”Aku adalah tuhanmu yang maha tinggi….!”.

Satu hari Menephtah bermimpi akan lahir seorang anak dari Bani Israel yang akan merongrong kekuasaannya, lalu dia pun mengeluarkan perintah untuk menyembelih semua anak laki laki Bani Israel yang lahir di Mesir dalam tahun itu. Padahal ada 600 sampai 700 ribuan jumlah penduduk Mesir dari kalangan Bani Israel saat itu(menurut Imam Suyuthi dalam kitab Durrul Mantsur). Bisa dibayangkan berapa puluh ribu bayi yg disembelih…?
Sungguh luar biasa kejinya manusia yg satu ini

Namun takdir Allah ternyata berkehendak lain. Salah satu bayi Bani Israel bernama Nabi Musa, lolos dari penyembelihan itu, malah dipelihara di istana Fir’aun sendiri. Dan, akhirnya Nabi Muda ini justru menjadi asbab mati tenggelamnya manusia keji itu di Laut Merah…
Siapakah yg mampu melawan kehendak Allah…?

Labuhan Batu Selatan, Kota Pinang, 23 Maret 2020,
Tengku Zulkarnain***

Pewarta: Ilva

Tinggalkan Balasan