Minggu , 12 Juli 2020
Home » Nasional » Pemko Manado tutup sekolah dua pekan karena satu warga positif corona

Pemko Manado tutup sekolah dua pekan karena satu warga positif corona

Kota Manado.

Manado (Riaunews.com) – Pemerintah kota Manado meliburkan sekolah mulai Senin 16 Maret hingga 27 Maret 2020, sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Diketahui, satu warga Manado telah dinyatakan positif corona dan sejak 9 Maret dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Manado.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Daglan Walangitan menyatakan Walikota Manado telah menginstruksikan semua kepala sekolah agar guru-guru memberikan bahan ajar kepada siswa untuk dipelajari di rumah.

“Proses belajar mengajar tetap berjalan, tapi dari rumah saja,” ujar Daglan, dilansir CNN Indonesia.

Ia juga menyebut keterlibatan orang tua juga sangat diharapkan, untuk memantau aktivitas belajar anak-anak di rumah, dan mengawasi anak-anak tidak berkegiatan di kerumunan banyak orang.

Sementara itu, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) juga mengambil langkah untuk seluruh Pegawai Negeri Sipil di lingkup pemerintahannya.

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagouw mengeluarkan larangan bagi seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah dan seluruh jajaran PNS, untuk sementara waktu tidak melaksanakan tugas luar daerah.

Kepala Dinas Kominfo Bolmong Parman Ginano menegaskan para pejabat dilarang melakukan perjalanan keluar provinsi Sulut maupun keluar kabupaten di dalam provinsi.

“Adapun tugas-tugas yang memerlukan koordinasi dengan pihak luar, kata Bupati, agar dapat memanfaatkan media teknologi seperti internet, E-Mail, WhatsApp, SMS, Instagram dan lain-lain,” urai Parman, Sabtu (14/3) malam.

Parman juga mengimbau masyarakat Bolmong untuk tidak bepergian ke luar daerah dan sementara waktu, masyarakatnya untuk tidak melaksanakan aktivitas perjalanan ke luar daerah seperti Manado dan sekitarnya.

Hingga hari ini, Kementerian Kesehatan mengumumkan terdapat 96 kasus positif corona di Indonesia, dengan delapan dinyatakan sembuh, dan lima meninggal dunia.

WHO sendiri pada Jumat (13/3) telah menyatakan COVID-19 atau wabah corona sebagai pandemik, atau wabah yang telah meluas di berbagai negara.***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan