Sabtu , September 18 2021

Seorang pegawainya positif Covid 19, Chevron siapkan langkah mitigasi

Petugas menyemprotkan disinfektan ke rumah warga.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Terkait adanya salah satu pegawainya positif Covid 19, Sonitha Poernomo Manager Corporate Communication PT Chevron Pacific Indonesia Senin (30/3/2020) mengatakan bahwa PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) mengonfirmasi bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Riau telah menyatakan salah seorang pegawai Chevron dinyatakan positif COVID-19 pada 30 Maret 2020.

Pegawai tersebut menurutnya telah mendapatkan perhatian medis yang dibutuhkan dan saat ini dalam kondisi yang baik dan stabil. Perhatian utama Chevron sebagai perusahaan adalah kesehatan dan keselamatan karyawan, keluarga dan mitra kerja kami.

“PT CPI akan terus memantau perkembangannya dalam menjalani protokol perawatan kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Kami akan memastikan bahwa pegawai tersebut dan keluarganya mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk pemulihan secara penuh,” terangnya.

Dilansir laman Media Center Riau, Sonitha mengatakan pihaknya segera menerapkan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan untuk meminimalisasi risiko paparan lebih jauh di lingkungan kerja.

Sebelumnya, Chevron sudah merilis bahwa untuk mencegah penyebaran COVID-19, PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) menerapkan kebijakan bekerja jarak jauh (Work Remotely) bagi sebagian pegawai mulai 19 Maret 2020, dengan tetap menjaga kelangsungan kegiatan produksi migas.

Pekerjaan-pekerjaan yang dapat diselesaikan dari jarak jauh, menurutnya dikerjakan para pegawai dari rumah. Pertemuan antarpegawai juga dilakukan secara virtual dengan dukungan teknologi.

Sedangkan untuk pekerjaan yang harus diselesaikan di lokasi kerja, Sonitha mengatakan para pegawai dan mitra kerja diminta menerapkan perilaku higienis dan menjaga jarak dalam berinteraksi (physical distancing).

“Sebelum memasuki area Perusahaan, mereka diminta mengisi Formulir Deklarasi Kesehatan dan Perjalanan serta diukur suhu tubuhnya. Jika sedang mengalami gejala flu, mereka diminta untuk segera berisitrahat di rumah. Untuk mendukung gerakan pembatasan sosial (social distancing), pegawai diminta untuk mengurangi risiko penularan saat berbagi ruang umum bersama orang lain di antaranya dengan melakukan meeting jarak jauh, mengatur ulang ruang kerja, menghindari keramaian dan tidak bepergian apabila bukan kegiatan yang mendesak,” kata Sonitha.

Sonitha menambahkan, PT CPI juga menghentikan sementara kegiatan yang menghadirkan banyak orang atau menimbulkan kerumunan, serta menutup fasilitas rekreasi dan olahraga di lingkungan Perusahaan.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: