Rabu , 12 Agustus 2020
Home » Nasional » Warga Jakarta diimbau tidak mudik demi cegah penyebaran corona

Warga Jakarta diimbau tidak mudik demi cegah penyebaran corona

Kegiatan Mudik Gratis ditiadakan pada tahun 2020 ini karena wabah virus corona.

Jakarta (Riaunews.com) – Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengimbau agar warga Jakarta tidak mudik saat Lebaran nanti, dalam rangka mencegah penyebaran Virus Corona COVID-19.

“Kami mengimbau warga Jakarta untuk tidak mudik atau menundanya sampai wabah corona ini berakhir. Ini supaya penyebaran virus corona tidak makin meluas,” kata Nana dalam keterangan resmi yang diterima pada Ahad (29/3/2020).

Dilansir CNN Indonesia, Nana menuturkan imbauan itu juga sekaligus untuk menghindarkan penyebaran virus corona kepada orang tua.

Sebab, kata Nana, saat mudik biasanya akan lebih bertemu dengan para orang tua yang lebih rentan terpapar.

Selain itu, disampaikan Nana, imbauan tersebut juga diharapkan untuk mencegah penularan COVID-10 di angkutan umum saat masyarakat melakukan mudik.

“Penundaan mudik juga sebagai salah satu bentuk physical distancing, atau mencegah kerumunan massa saat mudik,” ucap Nana.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menuturkan pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah terkait mudik.

Meski begitu, lanjutnya, pihaknya tetap menyiapkan skema pengamanan jika nantinya tidak ada pelarangan untuk mudik. Pengamanan itu, kata Sambodo, dilakukan di titik-titik kerawanan saat arus mudik.

“(Pengamanan di) titik-titik kerawanan pada saat mudik di perbatasan di tol, jalan non tol, kemudian juga di titik-titik di mana terjadi titik pemberangkatan keluar Jakarta, seperti stasiun, terminal bis, pelabuhan, bandara,” tutur Sambodo.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengumumkan status tanggap darurat diperpanjang hingga 19 April 2020 di tengah wabah Virus Corona yang tingkat penyebarannya semakin bertambah.

Tak hanya itu, Anies juga meminta kepada para perantau di Jakarta untuk tidak melakukan mudik.

“Saya harap semuanya menunjukkan sikap bertanggung jawab, kita tetap di Jakarta, jangan pulang kampung, apalagi bertatus orang dalam pemantauan,” tutur Anies pada Sabtu (28/3).

Hingga kemarin, pemerintah pusat menyatakan ada sebanyak 1.155 kasus positif corona di Indonesia. Dari data itu, sebanyak 102 pasien meninggal dunia dan 52 orang dinyatakan sembuh.***

Tinggalkan Balasan