Sabtu , September 18 2021

Yusuf Mansur akan laporkan pihak yang menuduhnya sebagai penipu

Yusuf Mansur.

Jakarta (Riaunews.com) – Ustaz Yusuf Mansur mengaku bakal melaporkan sejumlah pihak dan pemilik akun media sosial kepada kepolisian. Ia mengatakan pihak-pihak tersebut telah menuduh dirinya sebagai penipu terkait usaha properti.

Dilansir CNN Indonesia, pernyataan tersebut disampaikan oleh Yusuf Mansur melalui sebuah voice note (pesan suara). Tak hanya itu, ia pun mengunggah informasi tersebut melalui akun instagram pribadinya @yusufmansurnew.

“Saya selama ini diam, rupanya mungkin salah. Bismillah, ini sesuatu yang nanti jadi kayak legitimate (sah), ya di re-legitimate (disahkan) lagi, supaya kemudian perjuangan kami mulus ke depannya,” katanya dalam pesan suara yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (4/3/2020).

Ia menjelaskan tuduhan penipuan yang dilayangkan kepada dirinya terkait investasi di Condotel Moya Vidi di Yogyakarta. Mulanya, Yusuf Mansur mengajak jamaahnya menanam modal secara patungan pada Moya Vidi. Akan tetapi, dalam perjalanannya pembangunan condotel itu tak berlanjut.

“Moya Vidi itu bukan proyek saya. Saya sama sekali tidak menipu di sana. Bahkan teman saya yang mengelola Moya Vidi itu bukannya menipu tapi karena ada moratorium, tidak jadi bikin apartemen dan sebagainya,” paparnya.

Namun, Yusuf Mansur mengklaim telah mengkonversi saham jamaah yang ditempatkan di Moya Vidi kepada Hotel Syariah Siti di Tangerang. Tetapi, belakangan banyak jamaah yang memilih untuk mencabut investasinya. Ia menuturkan telah mengembalikan investasi jamaahnya tersebut secara bertahap.

“Tidak ada yang ditunda-tunda dan alhamdulillah dengan izin Allah SWT sudah tinggal dikit (yang belum dikembalikan). Nah, ini yang kemudian dinyaringin bunyinya yang itulah,” katanya.

Dai kondang itu merasa dirugikan sebab tuduhan penipuan itu telah menyeret serta orang-orang di sekelilingnya. Selain itu, aktivitasnya pun mulai terganggu dengan tuduhan tersebut.

Ia mengaku banyak mengalami penolakan ketika hendak membangun rumah tahfidz di desa lantaran masyarakat sekitar telah termakan berita penipuan Yusuf Mansur. Bahkan, wali santri yang berpihak kepadanya ikut diserang berbagai pihak yang menuduhnya penipu.

“Sekarang masjid-masjid jadi seperti musuhin saya. Kasihan teman-teman yang masih (berpihak) ke saya. Misalnya panitia masjid mengundang saya, itu ditentang. Takut masjidnya nanti jadi ajang penipuan saya, nanti jamaah ditipu oleh saya,” katanya.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: