Minggu , 12 Juli 2020
Home » Hukum & Kriminal » Oknum Anggota DPRD Sumbar bawa mobil dengan TNKB palsu sambil mabuk, hampir tabrak anggota TNI

Oknum Anggota DPRD Sumbar bawa mobil dengan TNKB palsu sambil mabuk, hampir tabrak anggota TNI

Ilustrasi minuman keras dalam mobil.

Padang (Riaunews.com) – Seorang oknum anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bikin ulah dengan mengendarai mobil dengan ugal-ugalan dalam keadaan mabuk. Politikus berinisial JM (37) hampir menabrak Kepala Seksi Operasional Korem 032/Wirabraja, Kolonel Sugiono.

“Benar kita menerima lima orang yang diantar petugas piket Korem. Salah satunya mengaku anggota DPRD Sumbar,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).

Dilansir Detikcom, seperti disampaikan petugas piket Korem, oknum anggota DPRD itu hendak menabrak saat sedang melintas di depan Makorem. Petugas piket Korem yang melihat kejadian itu langsung menghentikan mobil Honda Brio tersebut.

Dari dalam kendaraan, sang oknum anggota DPRD keluar diikuti tiga teman perempuan dan satu laki-laki. Dalam kendaraan juga ditemukan botol minuman keras.

Dia sempat marah-marah dan menyebut bahwa dia anggota Dewan. Rico mengatakan pihaknya sempat melakukan tes urine terhadap kelimanya dan hasilnya negatif.

Karena tidak ada unsur pidananya, kata Rico, akhirnya kelima orang itu dilepaskan. “Iya kita lepaskan,” kata Rico.

Tapi, polisi menilang JM. Pasalnya, pelat mobil yang dikendarai JM tak sesuai STNK.

“SIM-nya ada, tapi tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) tidak sesuai dengan STNK, juga pakai knalpot racing. Kita tilang kendaraannya,” kata Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Sukur Hendri Saputra, kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).

Terpisah, Kepala Seksi Operasional Korem Wirabraja, Kolonel Sugiono menceritakan kejadian itu. Anggota dewan itu berbicara dengan nada mengancam.

“Dia bilang, ‘bapak jangan sembarangan sama saya, bapak tahu siapa saya?, saya ini anggota dewan,” kata Kolonel Sugiono saat dihubungi, Rabu (8/4/2020).

Sugiono mengatakan saat itu pukul 00.30, Selasa (7/4). Dia dan anggotanya petugas piket ingin menertibkan para remaja pengendara motor yang ugal-ugalan sambil menggeber-geber knalpot di depan markas Korem.

Pas menertibkan itu, mobil anggota dewan itu lewat, disuruh berhenti dia nggak berhenti, jalannya zigzag gitu, anggota saya yang mau menghentikan mereka kan minggir-minggir, takut ditabrak, saya yang melihat itu saya ke tengah jalan, kalau nggak mau berhenti tabrak lah saya ya kan,” ucapnya.

Sugiono lalu naik ke kap depan mobil itu untuk meminta berhenti. Mobil itu baru berhenti.

“Mabuk dia, mabuk. Dia tidak pakai baju, dia telanjang dada, sebelah kirinya ada perempuan, di belakangnya ada 2 perempuan, laki-laki satu,” katanya.

“Anggota saya untung sabar. Daripada rama-ramai, saya telepon Kapolresta. Kasat lantasnya kebetulan lewat, mungkin selesai patroli,” ujarnya.***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan