Rabu , Oktober 27 2021

Empat hari dibuka, sudah 22 penerbangan berlangsung di Bandara SSK II Pekanbaru

Terminal di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru terlihat lebih sepi selama wabah corona melanda Tanah Air.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pasca dibukanya penerbangan komersil di Bandara Sutan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru sejak tanggal 7 sampai dengan 10 Mei 2020, tercatat penerbangan sebanyak 22 penerbangan baik yang datang dan yang pergi, dengan jumlah penumpang sebanyak 391 penumpang, yang masuk ke Pekanbaru 215 orang dan yang berangkat 176 orang.

Eksekutif General Manager, Angkasa Pura II, Pekanbaru, Yogi Prasetiyo, menjelaskan, pihaknya tetap mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, dalam melayani penumpang yang akan menggunakan transportasi udara di Bandara SSK II Pekanbaru. Dimana pemerintah telah mengatur siapa saja yang boleh bepergian dengan menggunakan pesawat terbang.

“Semua penumpang yang datang dan pergi terap memakao protokol kesehatan. Dan selama dibuka penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru ada 22 penerbangan. Dan penumpang setiap harinya mencapai 391, dengan jumlah kedatangan sebanyak 215 dan keberangkatan sebanyak 176 orang,” ujar Yogi, Senin (11/5/2020).

Dikutip dari Media Center Riau, untuk hari pertama penerbangan dibuka pada tanggal 7 Mei sebanyak 5 maskapai peberbangan kedatangan dengan jumlah 95 orang dan keberangkatan 5 penerbangan dengan jumlah penunpang 92 penumpang, total 187 penumpang. Sedangkan di hari selanjutnya pada tanggal 8 Mei, jumlah penerbangan meningkat menjadi 7 penerbangan kedatangan dan 7 penerbangan berangkat, namun jumlah penumpang hanya 18 orang.

Untuk tanggal 9 Mei, penerbangan hanya dua penerbangan khusus pesawat cargo, dan tidak ada maskapai yang mengangkut penumpang umum. Sementara di tanggal 10 Mei, jumlah penerbangan meningkat 8 penerbangan kedatangan dengan jumlah penumpang 99 orang, dan 8 penerbangan keberangkatan dengan jumlah penumpang 75 orang, dengan total 174 orang.

Sementara itu, disinggung mengenai keinginan dari tim gugus tugas covid-19, agar lebih di ketatkannya lagi terhadap penumpang yang datang ke Pekanbaru. Pasalnya, setiap orang yang datang dari luar Pekanbaru, langsung tercatat sebagai pasien positif setelah sampai di Pekanbaru, dan mengalami suspec covid-19.

“Iya, kami bersama KKP, telah memindahkan alat pengukur suhu badan, termasuk tim dokternya, dipindahkan ke atas di dekat check in, Insya Allah, nyaman,” ungkapnya.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: