Selasa , Oktober 19 2021

Kapal pengangkut sembako karam di Sungai Siak, kerugian ditaksir Rp4 miliar

Kapal kayu pengangkut sembako karam di Sungai Siak, Kota Pekanbaru. (Foto: Antara)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Satu unit kapal pengangkut sembako karam di Sungai Siak, saat hendak berangkat dari pelabuhan rakyat, Kota Pekanbaru.

Kapal Motor (KM) Putra Sejahtera 89 yang rencananya akan menuju Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, tenggelam usai memuat sembako di pelabuhan rakyat yang terletak di Kecamatan Limapuluh Pekanbaru.

Sang pemilik kapal, Hariyanto, mengatakan, peristiwa tenggelamnya kapal yang terbuat dari kayu tersebut terjadi pada Jumat (15/5/2020) pukul 05.30 WIB.

Baca: Satu tewas dalam kebakaran kapal tanker MT Jag Leela

“Saat itu kapal bermuatan 80 ton, namun kuatnya arus sungai membuat saat hendak memutar kapal terbalik dan karam,” ujarnya.

Begitu kapal karam, muatan kapal tumpah ke sungai. Masyarakat sekitar pelabuhan langsung menjarah muatan kapal, seperti biskuit, mie instan, minyak, telur, dan lainnya.

Warga mengambil barang-barang menggunakan sampan, bahkan ada yang sampai berenang ke dalam kapal yang tenggelam untuk menjarah.

Baca: Dua kapal kontainer kandas di perairan Batam

“Barang semua dijarah, saya tidak bisa larang karena terlalu banyak orang. Ada 1.000 sampai 2.000 orang yang ambil barang,” ujarnya.

Ia mengatakan enam kru kapal selamat dari insiden kapal karam itu.

Sementara kerugian yang diakibatkan akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp4 miliar.

“Kerugian keseluruhan ada sekitar Rp 4 miliar,” kata Hariyanto.

Baca: Terungkap, 14 ABK WNI yang bekerja di kapal China tak terima gaji utuh dan diskriminasi

Komandan Patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pekanbaru, Rian Erlindo, menyatakan begitu mendapat laporan langsung berusaha melakukan evakuasi barang-barang dari kapal.

“Termasuk menjaga agar masyarakat tidak menjarah,” ujarnya.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: