Sabtu , 11 Juli 2020
Home » Spesial Riau » Syamsuar sebut pelaksanaan new normal tergantung kesiapan daerah

Syamsuar sebut pelaksanaan new normal tergantung kesiapan daerah

Gubernur Riau Syamsuar dalam konferensi pers terkait rencana pelaksanaan new normal di Riau. (Foto: MCR)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan bahwa pelaksanaan protokol tatanan hidup baru (new normal) tergantung kesiapan masing-masing kepala daerah. Salah satunya dengan mulai mensosialisakan new normal secara masif kepada masyarakat.

“Kita akan memasuki new normal pada Juni mendatang. Untuk itu, masing-masing kepala daerah yang akan memasuki new normal sudah bisa mempersiapkan dari sekarang, namun tetap menjalankan anjuran protokol kesehatan,” kata Syamsuar saat melakukan Video Conference (Vidcon) bersama bupati/wali Kota se-Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (28/5/2020).

Baca: Kemenhub akan naikkan harga tiket bus AKAP saat new normal

Meskipun penerapannya Juni, Gubri mengatakan saat ini new normal sudah mulai dijalankan. Untuk itu, ia menganjurkan agar tempat-tempat umum seperti sekolah, tempat ibadah dan tempat wisata melakukan persiapan diantaranya, menyediakan tempat cuci tangan dan selalu menerapkan anjuran protokol kesehatan.

“Menjelang Juni kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga nanti ketika new normal dibuka kita ada evalusi,” jelasnya, sebagaimana dilansir Media Center Riau.

Dengan mulai melakukan sosialisasi, masyarkat tahu apa yang harus dikerjakan, baik menjalankan anjuran protokol kesehatan atau hal lainnya.

Baca: Hasto sebut Jokowi sedang membangun harapan rakyat dengan new normal

Lanjutnya, sebagai langkah awal menuju tatanan new normal ditengah pandemi Covid-19, pemerintah telah menunjuk enam kabupaten/kota di Riau yang sedang bersiap memasuki era new normal. Diantaranya, Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kampar.

Gubri mengatakan, penerapan new normal ini bertujuan memperkuat sisi kesehatan dan ekonomi di suatu darah. Namun, ia ingin masyarakat bisa beraktivitas secara produktif dan tetap terhindar dari penularan Covid-19.

Baca: Puan minta Jokowi jangan buat kebingungan baru

“Dengan begitu diharapkan Provinsi Riau bisa menjadi daerah produktif namun aman dari Covid-19,” pungkasnya.***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan