Selasa , 4 Agustus 2020
Home » Spesial Riau » Kepada Komisi IV DPRD Riau PLN tegaskan tak ada kenaikan tarif listrik

Kepada Komisi IV DPRD Riau PLN tegaskan tak ada kenaikan tarif listrik

Perwakilan PLN memenuhi undangan rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPRD Riau. (Foto: istimewa)

Pekanbaru (Riaunews.com) – PT PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) menegaskan mereka tidak ada menaikkan tarif listrik atau subsidi silang pada masa pandemi virus corona saat ini.

Hal ini menjawab pertanyaan anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di Gedung DPRD Riau, Senin (22/6/2020).

Baca: Tingkatkan akurasi, PLN terus mengganti kWh meter berusia di atas 15 tahun

Dalam kesempatan tersebut Komisi IV menanyakan kembali terkait keluhan sebagian masyarakat mengenai lonjakan tagihan rekening listrik pelanggan pada bulan Juni 2020, serta permintaan perpanjangan Relaksasi atau keringanan waktu tahapan pembayaran hingga Desember 2020.

General Manager PLN UIWRKR, Dispriansyah memastikan bahwa perhitungan tagihan pemakaian listrik masyarakat dengan harga kwh Meter yang berlaku sejak tahun 2017, dengan proses yang transparan dan kehati-hatian.

“Lonjakan tersebut terjadi karena pemakaian yang meningkat oleh pelanggan, bukan karena adanya kenaikan tarif atau subsidi silang tarif,” jelasnya.

Untuk mengatasi lonjakan tagihan rekening listrik tersebut, PLN telah memberlakukan skema perlindungan lonjakan tagihan, dengan cara memberikan keringanan kepada pelanggan yang terdampak lonjakan untuk mengangsur lonjakan selama 4 bulan dengan cara dicicil dan dibebankan pada tagihan bulan berikutnya.

Baca: Cerita pegawai PLN yang rumahnya hancur tertimpa pesawat TNI AU

Selain itu, PLN juga telah menambah Posko Pengaduan untuk menerima keluhan dari pelanggan, menyediakan Hotline Center yang bisa di akses melalui Whats App disamping Contact Center 123 yang sdh ada selama ini PLN juga melakukan sosialisasi dengan menghubungi pelanggan maupun mendatangi rumah-rumah pelanggan yang mengalami lonjakan signifikan, sedangkan terkait perpanjangan Relaksasi.

“Kami sudah mengirimkan surat ke PLN Pusat sesuai permintaan dewan yang terhormat tetapi sampai saat ini kami belum menerima jawaban dan persetujuan dari PLN Pusat ” ujar Dispriansyah mengakhiri penjelasannya.***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan