Liverpool juara Premier League Inggris usai Chelsea bekuk Manchester City

Chelsea berhasil mengalahkan Manchester City 2-1, sekaligus membantu Liverpool merengkuh gelar juara Premier League Inggris. (Foto: Premier League)

London (Riaunews.com) – Chelsea sukses mengalahkan Manchester City 2-1 pada laga pekan ke-31 Premier League Inggris di Stadion Stamford Bridge, Jumat (26/6/2020) dini hari WIB.

Hasil itu sekaligus memastikan Liverpool keluar sebagai juara musim ini. Pasalnya, The Citizen yang berada di peringkat kedua sudah tak mungkin lagi mengejar tim arahan Jurgen Klopp di posisi puncak usai kalah dari The Blues, dengan 7 pertandingan sisa dan gap 23 poin.

Baca: Arsenal dan Chelsea berburu tandatangan Philippe Coutinho

Melansic CNN Indonesua, The Blues mencetak gol pembuka berkat Christian Pulisic. Kevin De Bruyne kemudian menyamakan skor 1-1 melalui tendangan bebas. Chelsea kembali memimpin 2-1 berkat gol penalti Willian.

Man City sebenarnya bermain agresif dengan membombardir pertahanan skuat arahan Frank Lampard. Sebaliknya, tuan rumah bermain dengan strategi ‘Parkir Bus’ atau menumpuk pemain di lini belakang.

Chelsea lebih banyak mengandalkan serangan balik dengan merapatkan barisan pertahanan. Taktik itu pun terbukti sukses mengatasi permainan menekan skuat arahan Pep Guardiola.

Tepatnya di menit ke-36, Chelsea sukses memanfaatkan kelengahan Man City dalam bertahan melalui serangan balik cepat. Adalah Christian Pulisic, penyerang The Blues yang sukses menyarangkan bola ke gawang Ederson.

Gol Pulisic memanfaatkan koordinasi yang buruk antara Ilkay Guendogan dengan Benjamin Mendy. Dua pemain itu membiarkan bola yang bergulir ke arah mereka sehingga disambar Pulisic.

Pemain bernomor punggung 22 itu pun melesat ke kotak penalti dan tak mampu dikejar Guendogan dan Mendy. Pulisic kemudian melepaskan tembakan ke gawang sebelah kiri. Bola tak mampu dijangkau Ederson dan masuk.

Baca: Everton versus Liverpool berakhir tanpa gol

Tertinggal 0-1 membuat Man City menggandakan daya dobrak. Mereka terus mengurung pertahanan Chelsea yang bermain semakin menutup rapat pertahanan. Namun, The Citizens buruk dalam penyelesaian akhir.

Di babak kedua, beberapa kali Man City gagal memanfaatkan peluang lantaran masih buruk dalam penyelesaian akhir.

Man City baru bisa membobol gawang Chelsea pada menit ke-55 melalui tendangan bebas Kevin De Bruyne di depan kotak penalti. Bola tendangannya masuk melalui pojok kanan atas.

The Citizens mendapatkan tendangan bebas lantaran pelanggaran yang dilakukan N’Golo Kante terhadap Kyle Walker.

Man City nyaris membalikkan keunggulan pada menit ke-57. Tendangan Raheem Sterling membentur tiang gawang sebelah kanan. Padahal, dia hanya tinggal berhadapan dengan Kepa Arrizabalaga.

Permainan The Citizens memang menjadi lebih hidup dan berbahaya di lini depan dengan masuknya David Silva pada menit ke-55 menggantikan Rodri.

Guardiola juga memasukkan Gabriel Jesus pada menit ke-55 menggantikan Bernardo Silva. Pergantian dua pemain itu pun menambah daya gedor tim tamu.

Chelsea kembali memimpin melalui eksekusi penalti Willian pada menit ke-78. Wasit memutuskan hadiah penalti untuk The Blues setelah Video Assistant Referee (VAR) memastikan Fernandinho sengaja melakukan handball pada menit ke-76 di mulut gawang untuk mencegah gol Tammy Abraham.

Dalam tayangan ulang, Fernandinho memang tampak mencoba memblok bola tendangan Abraham dengan tangan kirinya. Fernandinho pun mendapat kartu merah dari wasit.

Skor 2-1 untuk keunggulan Chelsea pun bertahan hingga laga usai. Kemenangan The Blues itu pun membantu memastikan Liverpool juara Liga Inggris musim ini.***

Tinggalkan Balasan