Berusia 67 tahun, polisi tak tahan pemilik akun yang hina keluarga Ahok

KS (67), nenek berusia 67 tahun ditangkap karena dianggap melakukan pencemaran nama baik Ahok melalui media sosial. (Foto: Suara)

Jakarta (Riaunews.com) – Polisi menetapkan satu orang berinisial KS (67) sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahja Purnama atau Ahok. KS ditangkap di Bali.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, meski telah ditetapkan sebagai tersangka KS tak ditahan. Sebab, ancaman hukumannya di bawah 5 tahun.

Baca: Polisi tangkap pelaku pencemaran nama baik Ahok

“Yang bersangkutan tidak kita tahan, karena ancaman di bawah 5 tahun,” kata Yusri saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/7/2020).

Yusri mengatakan, KS dikenakan wajib lapor sambil menunggu pemberkasannya selesai untuk segera dikirimkan ke pengadilan.

“Tapi kita kenakan wajib lapor sambil menunggu pemberkasan,” ujarnya.

Yusri menyebut tak menutup kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus ini. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.

“Apakah kemungkinan ada tersangka lain ini didalami oleh penyidik. Akan kita update terus apakah kemungkinan ada tersangka lain,” jelasnya.

Selain menangkap KS, polisi juga sudah menangkap pelaku lain berinisial EJ (47 di Medan, Sumatera Utara. EJ tengah dalam perjalanan dari Medan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Statusnya saat ini masih saksi.

Baca: Merasa nama baiknya dicemarkan, Ahok lapor ke polisi

Sebelumnya, Ahok melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya. Laporan itu tertuang dengan nomor polisi LP/2885/V/YAN 25/2020/SPKT PMJ/Tanggal: 17 Mei 2020.***

Editor: Ilva

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: