Sabtu , September 26 2020
Home / Politik / DPR cabut 17 draft RUU dari Prolegnas 2020, RUU HIP tidak termasuk

DPR cabut 17 draft RUU dari Prolegnas 2020, RUU HIP tidak termasuk

Ruangan sidang paripurna DPR RI.

Jakarta (Riaunews.com) – Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas menyebut ada 17 draf rancangan undang-undang (RUU) yang berpeluang dicabut dari Prolegnas Prioritas Tahun 2020.

Namun, RUU yang sarat kontroversi dan penolakan, yakni RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) tidak termasuk.

Supratman mengatakan jumlah itu baru kesepakatan fraksi-fraksi di DPR. Jumlahnya, kata dia, masih mungkin berubah andai pemerintah menyampaikan pandangan berbeda.

Baca: Usul PDIP agar RUU HIP jadi PIP, Fadli Zon: Dicabut dulu!

“Saya melihat catatan kami itu kemungkinan ada 17 RUU yang akan kita drop dari RUU Prolegnas 2020, kemungkinan. Bisa bertambah atau berkurang,” kata Supratman saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Dilansir CNN Indonesia, Supratman menyampaikan daftar RUU yang dicabut bakal ditetapkan dalam rapat bersama pemerintah, Kamis (2/7). Jika jumlah tersebut diketok, tersisa 33 RUU yang akan diprioritaskan DPR untuk dibahas hingga akhir tahun ini.

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan keputusan memangkas daftar Prolegnas Prioritas 2020, karena DPR merasa tak sanggup mencapai target di sisa waktu sebelum berganti tahun.

Supratman menjelaskan waktu yang tersisa hanya tiga bulan sampai Oktober 2020. Sementara DPR sempat terkendala mengebut pembahasan karena kondisi pandemi virus corona (Covid-19).

“Saya berharap ini jadi sebuah bagian yang sangat baik dari DPR mengakui bahwa tidak perlu terlalu banyak yang harus kita lakukan dan kita harus realistis melihat keadaan ini,” ujarnya.

Baca: Mahfud sebut presiden tak bisa cabut RUU HIP

Jika sudah ada kesepakatan di antara pemerintah dan DPR, Baleg akan mengajukan usulan itu ke tingkat paripurna. Lalu, DPR akan mengesahkan pencabutan sejumlah RUU dari Prolegnas Prioritas 2020.

CNNIndonesia.com mencatat sejumlah RUU yang berpeluang akan didepak dari Prolegnas Prioritas 2020 di mana beberapa di antaranya adalah RUU Keamanan dan Ketahanan Siber, RUU Penyiaran, RUU Pertanahan, RKUHP, RUU Pemasyarakatan, RUU Kehutanan, RUU Perikanan, serta RUU Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Lalu ada RUU PKS, RUU Pramuka, dan RUU Bea Materai, RUU Fasilitas Perpajakan, RUU Penyadapan, RUU Kefarmasian, serta RUU Sistem Kesehatan Nasional.***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan