Kamis , Oktober 28 2021

Kapasitas jamaah shalat Idul Adha di Masjid An-Nur dibatasi

Pelaksanaan shalad id di Masjid Raya An Nur Pekanbaru selalu disesaki warga.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi Riau berencana akan menggelar shalat Idul Adha di Masjid Raya An Nur Pekanbaru. Hanya saja karena saat ini masih pandemi Covid-19, maka jumlah jamaah yang diperbolehkan masuk akan dibatasi.

Hal ini diungkapkan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Riau, Zulkifli Syukur saat konferesn pers di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Rabu (29/7/2020).

Baca: Kembali zona merah, Pemko Pekanbaru tetap izinkan Shalat Idul Adha di masjid/lapangan

“Biasanya pelaksanaan salat iduladha juga dilakukan di lapangan kantor gubernur tapi mengingat pandemi Covid 19 hanya dilakukan di Masjid Raya An-Nur saja dengan kapasitas yang terbatas,” katanya.

Menurut Zulkifli Syukur, pelaksanaan salat ini harus tetap menerapkan aturan protokol kesehatan, dengan biasanya kapasitas jamaah Masjid Raya An-nur berjumlah 2.500 hingga 3.000 orang namun saat ini hanya berkapasitas 500 orang.

“Tentunya pengaturan jarak akan dilakukan, jarak antara satu orang dengan lainnya satu meter,” ujarnya.

Zulkifli Syukur mengatakan hal ini sebagai upaya untuk menjaga dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid 19 di provinsi Riau.

“Oleh karena itu bagi masyarakat yang ingin melakukan salat Idul Adha di masjid raya An-nur agar patuhi protokol kesehatan,” tuturnya.

Baca: Menag umumkan Idul Adha 1441 Hijriah jatuh pada 31 Juli 2020

Ia menambahkan pelaksanaan salat iduladha akan di mulai pada pagi pukul 07.30 wib, ia juga mengingatkan agar masyarakat untuk membawa sajadah sendiri jika ingin salat idul Adha di Masjid Raya An-nur.

“Sebelum pelaksanaan salat iduladha tentunya akan dilakukan pengecekan suhu, harapannya semoga kita dapat terhindar dari Covid 19 ini,” tutupnya.***

Editor: Ilva

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: