Kamis , September 23 2021

Olah TKP pembunuhan editor Metro TV, K9 endus sebuah warung

Anjing pelacak (K-9) milik Polri. (Foto: Media Indonesia)

Jakarta (Riaunews.com) – Polisi mengerahkan seekor anjing pelacak (K-9) dalam olah tempat kejadian perkara penemuan jenazah editor Metro TV, Yodi Prabowo, di pinggir tol JORR, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7/2020).

Sebilah pisau sebagai alat bukti diarahkan ke hidung anjing pelacak itu untuk dicium, lantas si anjing segera bergerak melacak mengitari lokasi TKP.

Baca: Editor Metro TV Yodi Prabowo tewas, rekan kerjanya diperiksa polisi

Setelah dua kali pelacakan, anjing K-9 berhenti di sebuah warung yang berjarak 500 meter dari lokasi penemuan mayat. Polisi yang memandu anjing itu, Bripka Sugianto, menduga seseorang yang dicurigai menganiaya hingga tewas Yodi Prabowo sempat mampir ke warung itu.

“Diasumsikan begitu karena anjing tidak jalan ke mana-mana lagi,” kata Sugianto, setelah melakukan olah TKP di lokasi.

Dilansir Vivanews, Tim K-9 lantas menelusuri jejak pelaku menggunakan barang bukti pisau yang diduga dipakai pelaku untuk membunuh korban. Polisi telah dua kali menelusuri dan anjing pelacak tetap menuju ke lokasi yang sama, yakni dekat sebuah warung.

Yodi Prabowo ditemukan tewas mengenaskan di sebuah lahan kosong tepat di pinggir tol Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat siang. Jasad Yodi kali pertama dilihat oleh anak-anak yang hendak bermain layangan di lokasi penemuan mayat.

Baca: Karyawan Metro TV dibunuh, jasadnya ditemukan di pinggir jalan tol

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto mengatakan, hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut. Dia menduga korban tewas dengan cara dibunuh.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: