Kamis , Oktober 1 2020
Home / Spesial Riau / Perusahaan di Riau masih kurang kooperatif untuk lakukan tes swab karyawan

Perusahaan di Riau masih kurang kooperatif untuk lakukan tes swab karyawan

Juru Bicara Tim Penanganan Covid 19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Terkait percepatan penanganan kasus Covid-19. Hingga kini masih banyak perusahaan-perusahaan di Riau yang belum melakukan tes swab terhadap karyawan. Pada hal sudah sering dihimbau tim gugus tugas maupun Gubernur Riau sebelumnya.

Bahkan untuk melakukan tes swab ini, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 Riau juga telah menyampaikan siap untuk membantu perusahaan melakukan tes swab sesuai pengajuan dari pihak perusahaan.

Baca: Enam karyawan sub kontraktor PT IKKP positif Covid-19

Beberapa waktu lalu, Jubir penanganan Covid 19 Riau, dr Indra Yovi mengatakan, jika pihak telah menyampaikan dan menghimbau kepada seluruh perusahaan yang ada di Riau jika ingin melaksanakan pemeriksaan terhadap karyawan silahkan untuk minta bantuan tim gugus tugas maupun Dinas Kesehatan (Diskes). Dan tidak ada yang perlu ditakuti untuk pelaksanaan pemeriksaan ini. Justru yang ditakuti itu jika ada yang terkomfirmasi yang bisa menyebar dengan cepat.

“Memang kita paham apa yang dimaksud atau ditakuti perusahaan. Tapi justru pemeriksaan cepat itu lebih baik dan nyaman. Karena kalau sudah tau hasilnya sudah pasti merasa nyaman,” ujar Yovi, dilansir Media Center Riau, Rabu (22/7/2020).

Hal senada juga pernah disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yunani Nazir, jika untuk perusahaan ini sebelumnya Gubernur Riau juga telah menyampaikan melalui surat edaran. Sehingga perusahaan bisa melaksanakan pemeriksaan demi percepatan penanganan Covid 19 di Riau.

Baca: Disnaker belum terima aduan PHK karena corona

“Jadi kita harap perusahaan-perusahanaa di Riau bisa melakukan pemeriksaan terhadap karyawan dan juga meminta bantuan kepada tim untuk pendampingan,” tuturnya.

Sementara Gubernur Riau Syamsuar, beberapa waktu lalu juga telah menegaskan agar perusahaan saat ini untuk menyerap dulu impor tenaga kerja dari luar Riau. Hal itu juga terkait adanya penambahan pasien positif dari tenaga kerja yang masuk ke Riau sesuai yang di rekrut atau didatangkan perusahaan.

Ada beberapa perusahaan di daerah yang meminta izin akan mendatangkan tenaga kerja dari luar, seperti di Dumai dan ada juga di Siak.

“Makanya itu saya minta tolong di stop dulu, penerimaan tenaga kerja untuk orang Riau dulu, jangan dari luar daerah. Apalagi dari daerah zona merah,” tuturnya.***

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan