Jumat , 7 Agustus 2020
Home » Nasional » Rocky Gerung nilai pembakaran poster Habib Rizieq merupakan operasi intelejen yang dungu

Rocky Gerung nilai pembakaran poster Habib Rizieq merupakan operasi intelejen yang dungu

Rocky Gerung

Jakarta (Riaunews.com) – Aksi Gerakan Jaga Indonesia (GJI) yang membakar poster Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, dinilai sebagai operasi intelejen yang dungu oleh pengamat politik yang juga pakar filsafat, Rocky Gerung.

Sebab, filusuf jebolan Universitas Indonesia ini melihat, aksi tersebut tidak dipersiapkan secara matang, baik dari segi teknis maupun dampaknya.

Baca: PDIP tak ingin dikaitkan dengan Boedi Djarot dan pembakaran poster Habib Rizieq

“Jadi saya anggap ini, kalau ini operasi intelejen pasti intelejen yang dungu tuh. Yang menyuruh orang demo tanpa mengatur timing, mengatur pantul baliknya apa,” ujar Rocky dalam sebuah wawancara di kanal Youtube RealitaTV, Kamis (30/7/2020).

Salah satu kedunguan yang menurut Rocky sangat nampak adalah terjadinya penyerangan terhadap Kantor PDIP di Bogor, yang mengindikasikan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, jadi tertuduh ke dalam rencana aksi tersebut.

“Jadi begitulah akhirnya, akhirnya yang kena getahnya Ibu Mega akhirnya tuh. Kena dituduh, dianggap ikut terlibat sehingga vilanya harus diamankan polisi. Kan bodohnya begitu kan,” ucapnya.

Oleh karena itu, Rocky berkesimpulan aksi pembakaran poster Habib Rizieq adalah sebuah setingan intelejen yang gagal, dan tidak kontelstual dengan kondisi riil yang tengah marak diperbincangkan orang saat ini.

Baca: PKS minta Polri tindak pembakar spanduk Habib Rizieq

Intel yang bodoh itu enggak melihat result dari peistiwa itu apa. Saya angap begitu. Karena out of the blue tiba-tiba ada demo tentang khilafah yang ngapain ini. Padahal fokus orang itu bukan pada Habib Rizieq,” katanya.

“Orang bahkan dalam seminggu ini lupa Habib Rizieq, karena ada dinasti di Solo tuh,” demikian Rocky Gerung menambahkan.***

 

Sumber: RMOL
Editor: Ilva

User Rating: Be the first one !

Tinggalkan Balasan