Helmy Yahya terperangah saat berkunjung ke Fadli Zon Library

Fadli Zon memperlihatkan salah satu koleksi pedangnya yang berasal dari zaman Kerajaan Kediri, abad ke-11. (Foto: Tangkapan layar Youtube)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Fadli Zon yang selama ini lebih dikenal masyarakat sebagai tokoh politik karena jabatannya sebagai anggota DPR RI, ternyata memiliki koleksi benda budaya Nusantara yang luar biasa.

Hal ini terungkap saat Helmy Yahya berkunjung ke perpustakaan pribadi Fadli Zon, dan diunggah ke Youtube melalui kanal Helmy Yahya Bicara, Jumat (28/8/2020).

Baca: Lahir di Dumai, Atta Halilintar mengaku suatu saat ingin bangun kampung halaman

Menurut Helmy, dirinya sudah pernah dengar cerita tentang kehebatan koleksi Fadli Zon Library, namun belum pernah menyaksikan dengan mata-kepala sendiri. Makanya di tertarik untuk mendatangi langsung.

Sebelum masuk ke dalam, tepatnya di teras Fadli Zon Library, Helmy ‘disambut’ naskah pidato tokoh kulit hitam terkenal asal Amerika Serikat, Martin Luther King, yang menggoncangkan Amerika dan dunia “I Have a Dream”.

Begitu membuka pintu, para pengujung disapa deretan piagam dari Museum Rekor Indonesia (Muri) berjumlah 21 buah.

Menurut Helmy, dirinya punya piagam Muri lebih banyak, yakni 30, namun kualitas yang dimiliki Fadli Zon jauh lebih ‘berdaging’, yang membuatnya salut.

Kekaguman Helmy Yahya atas beragamnya koleksi benda budaya Fadli Zon Library makin meningkat saat mengetahui bahwa tokoh politik berdarah Minang tersebut memiliki sejumlah buku-buku dari zaman Hindia Belanda, juga manuskrip dari kerajaan-kerajaan di Nusantara.

Meski berniat untuk tidak membicarakan politik, namun Helmy sempat bertanya pada Fadli Zon, siapa lawan debat yang bisa menggentarkan.

Baca: Mahfud MD heran kenapa hanya penghargaan pada Fahri Hamzah dan Fadli Zon yang disorot

“Kalau lawan debat Adian Napitupulu atau ngabalin?” tanya Helmy.

Dengan diplomatis Fadli menjawab bahwa dia santai berdebat sama mereka.

“Saya dengan mereka tu santai, ya. Kalau makin mereka marah saya makin seneng, semakin mereka marah saya makin santai. Malah saya debat bagaimana cara bikin orang marah,” jawab Fadli sambil tertawa.

Melalui kunjungan Helmy Yahya ke Fadli Zon Library, warganet bisa mengetahui sosok lain dari Fadli yang ternyata sangat mencintai budaya Indonesia. Lebih dari yang orang kira, sebagai sekadar pengkritik pemerintah Joko Widodo.***

Pewarta: Ilva

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: