Sabtu , 19 September 2020
Home » Internasional » Kebakaran gudang kembang api picu ledakan besar di Beirut

Kebakaran gudang kembang api picu ledakan besar di Beirut

Dua ledakan besar mengguncang Ibu Kota Lebanon, Beirut. (Foto: AFP)

Beirut (Riaunews.com) – Ibukota Libanon, Beirut, diguncang oleh ledakan besar yang disebabkan oleh kebakaran di gudang kembang api, Selasa (4/8/2020).

Menurut CNN, ledakan itu merusak properti di seluruh kota dan melukai banyak orang.

Sumber berita melaporkan bahwa ledakan mengguncang seluruh bangunan dan dirasakan oleh warga di berbagai bagian Beirut.

Dalam foto dan video yang beredar di media sosial, awan jamur merah melayang ratusan meter di atas kota sesaat setelah ledakan terjadi.

Kebakaran yang menjadi sumber ledakan dimulai di sebuah gudang dekat pelabuhan di Beirut, lapor kantor berita.

BBC News dalam laporannya, mencatat ledakan itu terjadi menjelang vonis yang diharapkan dalam persidangan empat tersangka yang dituduh membunuh mantan Perdana Menteri Lebanon Rafik Hariri dengan bom mobil pada 2005.

Sementara Kantor Berita Nasional yang dikelola pemerintah setempat melaporkan bahwa kebakaran terjadi di gudang kembang api di pelabuhan sebelum ledakan. Tetapi tidak segera jelas apa yang menyebabkan ledakan sebesar itu.

Warga beberapa lingkungan di Beirut Timur mengatakan tembok mereka terguncang atau retak dan jendela mereka hancur.

Mobil-mobil terbalik dan banyak jalan terblokir oleh puing-puing reruntuhan, memaksa orang yang terluka dalam ledakan berjalan melalui asap ke rumah sakit.

Setidaknya satu rumah sakit kewalahan dalam menangani korban.

Video dan foto di media sosial menunjukkan dua ledakan di dekat air.

Ledakan pertama mengirim awan asap mengepul di atas api dan lampu berkedip yang menyerupai kembang api. Kedua, ledakan yang jauh lebih besar, menciptakan awan asap oranye kemerahan dan mengirimkan gelombang debu.

Setelahnya, video menunjukkan mobil-mobil ditinggalkan di jalan-jalan dan puing-puing berat berserakan di area yang luas. Ketika asap mulai hilang, api kecil masih terlihat membakar di dekat pelabuhan.

Palang Merah Lebanon mengatakan bahwa lebih dari 30 tim menanggapi ledakan itu, dan mendesak orang untuk membersihkan jalan bagi ambulansnya.***

Editor: Ilva

Tinggalkan Balasan