Pemprov Riau minta arahan Kemendagri dalam rangka seleksi Direksi BUMD

Asisten II Setdaprov Riau, Eva Refita.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemprov Riau saat ini tengah berupaya meminta arahan Direktorat Jenderal (Ditjen) BUMD Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait proses seleksi jajaran Direksi BUMD.

Informasi ini disampaikan oleh Asisten II Setdaprov Riau, Eva Refita didampingi Kepala Biro Administrasi Ekonomi Setdaprov Riau Jhon Armedi Pinem. Pihaknya ingin mengetahui lebih detail sistim penunjukkan Direksi dan Komisaris BUMD yang melibatkan perangkat daerah.

Baca: Kelola Blok Rokan, DPRD Minta Pemprov Riau Siapkan BUMD

“Kita minta arahan ke Kemendagri. Surat permohonan itu sudah kita layangkan ke Dirjen BUMD, tinggal menunggu jadwal saja,”kata Eva, Jumat (7/8/2020) di Pekanbaru.

Eva memaparkan, pihaknya ingin mempertanyakan boleh atau tidaknya DPRD Riau ikut serta dalam proses seleksi jajaran Direksi dan Komisaris di BUMD. Karena itu, sebelum Tim Pansel seleksi Direksi dan Komut itu dibentuk, pihaknya ingin mendapatkan keterangan yang jelas soal aturan mainnya.

“Karena di aturan itu tertulis perangkat daerah. Artinya, pemerintah dan DPRD juga disitu,”ulasnya lagi.

Eva mengakui, saat ini Pemprov Riau memang sedang berupaya membenahi seluruh manajemen BUMD di Riau. Khususnya, BUMD yang memang dianggap tidak memberikan kontribusi yang besar bagi pendapatan asli daerah (PAD).

Baca: Pemprov Riau tindak lanjuti temuan BPK di empat BUMD

“Kita hanya ingin berusaha memperbaiki manajemen BUMD saja. Kita mencoba melakukan pemetaan, perbaikan tata kelolaan secara keseluruhan,”terangnya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu Pemprov Riau mencopot sejumlah jajaran Direksi dan Komisaris di sejumlah BUMD Riau dirombak. Diantaranya, Direksi PT PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) dan PT PT Pengembangan Investasi Riau atau Riau Investmen Corp (PIR/RIC).

Pertama, hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT PER, yang memutuskan mencopot Direktur Utama (Dirut) H Syamsul Bakri dan Direktur PT PER Rudi Alfian Umar. Selanjutnya, hasil Rapat Umum Pemegang Saham-Luar Biasa (RUPS-LB) PT Pengembangan Investasi Riau atau Riau Investmen Corp (PIR/RIC) memutuskan mencopot Komisaris Hazairin Hamid dan Direktur Utama (Dirut) Zulbakri Bakar.***

Sumber: MCR
Editor: Ilva

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: