Swedia Rusuh setelah aktivis sayap kanan menendang dan membakar Alquran

Kerusuhan di Swedia buntut pembakaran Alquran oleh seorang aktivis sayap kanan.

Stockholm (Riaunews.com) – Aktivis sayap kanan Rasmus Paludan, membakar Alquran di Kota Malmo, daerah di bagian selatan Swedia.

Aksi ini kemudian memicu demonstrasi sekitar 300 orang yang berujung bentrok dan kerusuhan. Demikian disampaikan kepolisian setempat pada Sabtu.

Para pengunjuk rasa melakukan aksi pembakaran serta melempar polisi dan petugas penyelamat pada Jumat (28/8/2020) malam waktu setempat. Akiabtnya sejumlah polisi mengalami luka ringan.

Polisi kemudian mengamankan sekitar 15 orang. Demikian dikutip dari Alarabiya, Ahad (30/8).

Kekerasan terjadi setelah pembakaran Alquran dilakukan oleh aktivis sayap kanan pada Jumat sore, di dekat lingkungan yang didominasi migran.

Kantor berita TT melaporkan, aksi pembakaran Alquran itu direkam dan diunggah di dunia maya.

Belakangan, tiga orang ditangkap karena dicurigai menghasut kebencian terhadap satu kelompok etnis setelah menendang kitab suci umat Islam tersebut.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: