Syahrial : Sejak Lahir ‘Darah’ Saya Sudah Kuning

Syahrial (paling kanan) bersama Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet.

“Tak banyak cakap, tapi sosok yang satu ini dikenal masyarakat sebagai tokoh politik yang kritis, cerdas dan enerjik”

BAGI masyarakat Kabupaten Bengkalis, nama Syahrial ST MSi terdengar sangat akrab di telinga. Meski ia tak banyak cakap, namun Syahrial konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Baginya, amanah yang diberikan untuk duduk sebagai wakil rakyat harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat.

“Kita duduk di dewan ini karena rakyat. Jadi, kita harus pula memperjuangkan apa yang diinginkan oleh rakyat. Ini komitmen saya ketika pertama kali maju di Pemilu hand legislatif,” ucap Syahrial yang kini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Bengkalis, dari Partai Golkar.

Banyak cerita yang disampaikan pria murah senyum ini terkait kiprahnya dalam kancah politik. Dimana sejak awal sudah mengenal Partai Golkar. Ia tumbuh dan berkembang di lingkungan orang-orang Golkar.

Ayahnya merupakan kelompok kerja (Pokar) Golkar yang berada di tingkat RT/RW. Pokar merupakan penggerak di bagian level terbawah partai Golkar kala itu. “Karena banyak kegiatan seperti rapat-rapat yang dilakukan di rumah, membuat saya benar-benar mengakar dengan Partai Golkar,” tegasnya.

Kecintaannya dengan Golkar makin kuat saat menjadi mahasiswa. Dimana ia berada di lingkungan dan dibina oleh orang-orang garis lurus yang terafiliasi dengan Partai Golkar. Sehingga ia benar-benar tumbuh besar di lingkungan Golkar sampai saat ini.

Militansi Syahrial membuat ia mendapat tempat di Partai Golkar. Pada tahun 2008, ia dipercaya menjadi Ketua Ormas MKGR Bengkalis —salah satu organisasi sayap Partai Golkar.

Karir politik anak kelahiran Kelurahan Batu Panjang, Rupat ini terus merangkak naik. Pada tahun 2010, dia dipercaya memegang jabatan Wakil Ketua Kaderisasi dan keanggotaan di Partai Golkar Bengkalis. Kemudian, pada tahun 2012, ia diminta menjadi Sekretaris GOlkar Bengkalis sampai saat ini.

Pengalaman Organisasi

Salah satu hobi Syahrial adalah gowes sepeda.

Sosok yang sederhana ini memang seorang organisatoris. Syahrial menceritakan, kehidupan organisasinya dimulai dari sekolah dasar ia telah aktif sebagai anggota pramuka dan menjadi Sekretatis DKC KWARCAB Pramuka Kota Dumai pada saat sekolah di SMKN 2 Dumai.

Memasuki masa perkuliahan di UIN SUSKA RIAU ia pun aktif di berbagai organisasi mahasiswa. Mulai dari keaktifann di BEM Kampus, menjadi Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Bengkalis dan Ketua KNPI Kecamatan Rupat.

Keaktifannya berorganisasi yang dimulai dari masa belia ini lah yang telah mengantarkan ke posisi terhormat di panggung politik.

Pada Pileg 2014 lalu, Ketua Golkar Bengkalis Indra Gunawan memintanya untuk maju dari Daerah Pemilihan (Dapil) Rupat. Ditempatkan di tanah kelahirannya, Syahrial berhasil mendapat dukungan penuh masyarakat.

Perolehan suara berlimpah yang ia dapatkan telah mengantarkannya duduk sebagai Wakil rakyat di DPRD Bengkalis. Saat itu ia di dapuk menjadi Ketua Komisi II dua periode dan kemudian pindah ke Komisi IV. “Di Pileg 2014 ini lah karir politik saya sebagai Wakil rakyat dimulai. Alhamdulillah, satu periode berhasil saya tunaikan dengan baik,” ucapnya.

Kemudian pada Pileg 2019, Syahrial kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat Rupat untuk mewakili mereka di parlemen Bengkalis. Jabatsn sebagai Wakil Ketua DPRD Bengkalis berhasil ia perolehan. Hal ini menunjukkan keaktifannya di organisasi politik serta peran besarnya di tengah-tengah masyarakat.

Ya, meski bukan sebagai pemenang Pemilu, namun eksistensi Partai Golkar di Kabupaten Bengkalis cukup diakui di dua Periode Kepengurusan Indra Gunawan. Dan peran Syahrial sebagai sekretaris, serta didukung kerjasama tim di tubuh PG Bengkalis, sangat menentukan.

Buktinya, kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada Golkar, mampu mendapatkan 8 (delapan) kursi di di DPRD Bengkalis. ***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: