Kamis , Desember 2 2021

Antusias masyarakat jajal tol Pekanbaru-Dumai tinggi, antrian panjang tak terelakkan

tol Pekanbaru-Dumai
Antrian kendaraan yang hendak masuk ke tol Pekanbaru-Dumai. (Foto; MCR)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Antrian panjang kendaraan yang hendak masuk ke jalan tol Pekanbaru-Dumai , terlihat pada Ahad (27/9/2020).

Hal ini karena tingginya antusias masyarakat manjajal ruas tol pertama yang ada di Provinsi Riau yang masih dibuka secara gratis.

Baca: Masih gratis, masyarakat bisa lewati tol Pekanbaru-Dumai mulai Sabtu

Seperti diketahui, jalan tol Pekanbaru-Dumai (Permai) telah diresmikan secara virtual oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (25/9/2020), dan kemudian dibuka untuk umum pada Sabtu (26/9/20) kemarin oleh Gubernur Riau Syamsuar.

Bahkan berdasarkan pantauan, ribuan kendaraan rela macet di pintu tol Permai itu. Antian kendaraan bahkan mencapai satu kilometer.

“Tidak masalah macet-macet di pintu gerbang tol-nya. Yang penting kita dapat mencoba jalan tol ini dengan gratis,” kata Iwan (35), warga Siak Sri Indrapura.

Iwan mengaku telah mempersiapkan kartu tol sejak kemarin, untuk mencoba ruas tol sepanjang 131.5 kilometer yang diresmikan Presiden Jokowi itu.”Kartu e-money-nya saya beli di Indomaret,” paparnya.

Menurut Iwan, keberadaan tol ini sangat membanggakan masyarakat Riau.

Baca: Tol Pekanbaru-Dumai akhirnya diresmikan Presiden Joko Widodo

“Senang dan bangga sekarang kita punya tol,” sebutnya.

Hal senada juga diungkapkan Rudi, warga Bangkinang Kabupaten Kampar. Meski tidak ada tujuan bisnis ke Kota Dumai, dia hanya sekedar melihat kondisi tol Permai itu.

“Saya jauh-jauh dari Bangkinang, hanya untuk mencoba jalan tol ini. Alhamdulillah, jalan tol ini memang bagus dan memiliki ciri khas pemandangan dipenuhi pekebunan sawit,” ulasnya.

Rudi mengakui, antrian panjang masih terjadi di kedua pintu gerbang tol baik dari Pekanbaru maupun dari Dumai. Namun menurutnya hal itu tidak menjadi masalah, karena masyarakat memang antusias untuk mencobanya.

Sementara salah seorang petugas pintu tol, Arief mengakui, masih banyak juga pengendara yang tidak membawa kartu e-money saat masuk. Masyarakat ada yang tidak mengetahui masuk tol menggunakan e-money.

“Banyak juga yang tidak ada e-money-nya. Tetapi kita telah menyediakannya dan masyarakat bisa membelinya dengan harga Rp25 ribu,” terangnya.

Seperti diketahui, jalan tol pertama di Provinsi Riau senilai Rp12,18 triliun itu diresmikan oleh Presiden Jokowi, Jumat (25/9/20) lalu secara virtual. Tol ini terbagi menjadi enam seksi, yaitu seksi 1 adalah Pekanbaru – Minas sepanjang 9,5 km, seksi 2 Minas – Kandis Selatan sepanjang 24,1 km, seksi 3 Kandis Selatan – Kandis Utara sepanjang 16,9 km, kemudian seksi 4 Kandis Utara – Duri Selatan sepanjang 26,25 km, seksi 5 adalah Duri Satan-Duri Utara sepanjang 29,54 km, dan Seksi 6 Duri – Dumai sepanjang 25,44 km.***

 

Sumber: MCR

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: