Selasa , Juni 22 2021

Deklarasi KAMI Riau diundur karena Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo tak bisa hadir

Deklarator KAMI Pusat, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Deklarasi Kesatuan Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Provinsi Riau yang semula dijadwalkan akan digelar 25 September 2020 mendatang diundur.

Pengunduran terpaksa dilakukan karena deklarator KAMI Pusat, yakni Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo berhalangan hadir pada tanggal tersebut.

Baca: Inisiator KAMI kritisi pernyataan Moeldoko yang sebut penusukan Syekh Ali Jaber bukan kriminalisasi ulama

“Kami masih mendikusikan tanggal deklarasi. Awalnya tanggal 25 September. Namun, Deklarator yang kita harap hadir yakni pak Gatot tak bisa hadir di tanggal 25 September. Kita cari waktu lain. Nantinya, saat deklarasi kita tetap mematuhi kita protokol kesehatan,” kata Sekretaris KAMI Riau Azmi Rozali, Rabu (16/9/2020), di Pekanbaru, sebagaimana dilansir Cakaplah.

Azmi menjelaskan, bahwa KAMI Riau didukung oleh tokoh-tokoh Riau antara lain Hj Azlaini Agus, dan Prof Muchtar Ahmad. Kemudian juga bergabung berbagai Ormas yang satu suara bahu-membahu terciptanya KAMI Riau.

“Selain buk Azlaini dan Prof Muchtar Ahmad, Banyak tokoh lain yang merupakan representasi organisasi seperti MUI, Muhammadiyah,” lanjutnya.

Lebih jauh, Azmi mengatakan, bahwa KAMI Riau hadir murni sebagai gerakan moral. Untuk mengawal Republik Indonesia tetap berdiri dan meluruskan hal yang salah.

“Lebih kepada mengawal penyelenggaraan negara, bagaimana agar Pancasila kembali pada maksud sebenanrnya. Tak diubah, tetap pada koridor. Mendukung tegaknya NKRI yang kita anggap beberapa tahun terakhir ada yang berupaya mengubah dasar negara,” cakapnya lagi.

Baca: PDIP gelisah adanya KAMI

Disinggung mengenai apakah nantinya KAMI Riau akan beralih menjadi suatu kekuatan politik dan akan menjadi partai, Azmi mengatu tidak.

“Saat ini belum ada terpikir bahwa KAMI akan jadi parpol. Secara organisasipun, KAMI pusat dan daerah tak ada jalur organisasi, SK kita juga tak ada ditandatangani KAMI pusat. Gerakan ini murni gerakan moral,” tukasnya.***

 

Editor: Ilva

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: