Kamis , Desember 2 2021

Ditanggalkan tiga rekannya yang maju Pilkada, Hardianto diyakini mampu pimpin DPRD Riau seorang diri

Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Helatan Pemilihan Kepala Daerah 2020 ini begitu menarik bagi banyak politisi, termasuk mereka yang sudah duduk di kursi dewan.

Demikian juga di DPRD Provinsi Riau, tiga dari empat pimpinan dewan harus mengundurkan diri karena mengikuti kontestasi Pilkada.

Baca: Eet Pamit, Tinggalkan Jabatan Ketua DPRD Riau Demi Bengkalis yang Lebih Baik

Ketiganya adalah Ketua DPRD Riau, Indra Gunawan Eet (Golkar) yang maju Pilkada Bengkalis, Zukri Misran (PDIP) di Pilkada Pelalawan, dan Asri Auzar (Demokrat) yang mencoba peruntungan di Pilkada Rokan Hilir.

Dengan demikian pimpinan DPRD Riau akan tinggal Hardianto dari Partai Gerindra seorang diri hingga ditunjuk dan dilantiknya PAW (Pergantian Antar Waktu) dari Eet, Zukri dan Asri Auzar tersebut.

Ketua DPRD Riau, Indra Gunawan Eet mengatakan bahwa dirinya dan dua orang pimpinan lainnya percaya atas kemampuan Hardianto untuk memimpin DPRD.

“Ini kan spektakuler, dari 4 pimpinan, 3 calon kepala daerah. Maka dari itu, kepada Hardianto kami yakin dengan pikiran visionernya, pasti tahu betul muara dan hilir. Apalagi dia sudah dua periode di DPRD Riau,” kata Eet, Selasa (22/9/2020).

Politisi Golkar ini mengatakan, bahwa harapan besar kepada Hardianto dalam proses menjalankan fungsi dan wewenang legislasi dan kontrol dengan baik.

Baca: Dua anggota DPRD Pekanbaru terkonfirmasi positif Covid-19

“Memang dalam regulasi ini kita belum tahu, apakah satu orang bisa memimpin DPRD. Tapi, kita percaya bahwa Mendagri akan mencari solusinya, karena ini baru kali pertama terjadi,” tukasnya.

Eet sendiri sudah menyampaikan pamitnya dari lembaga legislatif tersebut.

“Atas nama ketua DPRD Riau, saya memohon maaf baik kepada seluruh rekan pimpinan, anggota dewan, pegawai pemprov, baik dalam proses kebijakan anggaran yang terjadi, misalnya ada irisan luka yang kecil, saya mohon maafkkanlah,” kata Sekretaris DPD I Golkar Riau ini.

Baca: “Breaking News: Pilkada serentak ditunda, kecuali Solo dan Medan”

Untuk diketahui, besok tanggal 23 September 2020 merupakan hari penetapan calon Pilkada serentak. Hak dan kewajiban anggota DPRD yang maju pada Pilkada akan gugur setelah menjadi calon.***

 

Sumber: Cakaplah

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: