Jalur Lintas Timur dialihkan karena satu unit dump truck tronton terperosok saat jembatan amblas di Pelalawan

Dump truck tronton terperosok di jembatan yang amblas di Lintas Timur, di Kabupaten Pelalawan.

Pelalawan (Riaunews.com) – Satu jembatan penghubung Pekanbaru ke Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau, SP5 amblas akibat tergerus air aliran sungai Kampar di kilometer 57 jalan lintas timur, Sabtu (19/9/2020).

Akibatnya, satu dump truck tronton bermuatan kerikil ikut terperosok.

Salah seorang warga sekitar situ, Yunus mengatakan, jembatan yang terletak di Jalur Lintas Timur Sumatera ini, biasanya tak pernah rusak meski sederas apapun hujan yang terjadi.

“Sehari-hari saya bekerja sekitar areal perkebunan sebagai pemanen sawit, awalnya bentuk saluran air jembatan kurang lebih 10 meter itu tidak bisa menahan curah air hujan satu harian, biasanya tidak seperti ini, pasca rehap 5 tahun lalu. Penambahan segi empat ditambah kiri kanan penambalan tidak ada guna malah menyempitkan saluran air,” jelas Yunus.

Baca: Bupati tinjau jembatan Sungai Kapojan Bunut yang ambruk

Sementara itu, Kanit Lantas Polres Pelalawan AKP Teguh Wiyono menegaskan, pihaknya masih mengamankan lokasi kejadian.

“Cuma satu truk bermuatan batu kerikil menuju Pangkalan Kerinci terperosok akibat amblesnya jembatan ini. Langkah selanjutnya, kita akan koordinasi ke pihak terkait untuk mengangkat truk ini. Termasuk sopirnya, saat ini masih kita mintai keterangan,” kata Teguh.

Dia mengatakan, untuk sementara jalan ditutup jalan sudah dialihkan, polisi menyiapkan jalan alternatif. Bagi pengendara menuju pekanbaru dialihkan ke kilometer 55 milik Pemda Pelalawan. Sedangkan pengendara dari Pangkalan kerinci ke Pekanbaru dari Simpang Perak tembus Simpang Maredan.

Baca: Jalan amblas, kelok 44 ditutup total

“Silahkan ikuti aturan kami, semua demi keselamatan pengendara,” tegasnya.***

Tinggalkan Balasan