Minggu , Desember 5 2021

Ketua RT: Penusuk Syekh Ali Jaber baru pulang merantau dari Mesuji

Alfin Andrian, pelaku penusukan pada Syekh Ali Jaber.

Bandarlampung (Riaunews.com) – Tersangka Alfin Andrian (24), penusuk Syekh Ali Jaber, diketahui para tetangganya baru sepekan terakhir pulang merantau dari daerah Mesuji, Lampung.

Tersangka adalah warga Jalan Tamin Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Lampung.

Ketua RT07 Lk01 Kelurahan Sukajawa, Jumawan, mengonfirmasi Alfin adalah salah satu warga di kawasan tersebut. Ia menerangkan setidaknya selama tiga tahun ke belakang ini Alfin bersama saudaranya merantau, salah satu yang diketahui di daerah Mesuji.

Jumawan mengaku dirinya baru tahu Alfin sudah sepekan ini pulang dari Mesuji setelah peristiwa penusukan terhadap Ali Jaber.

“Ya benar, Alfin ini warga kami dan selama ini memang jarang sekali terlihat. Informasi yang saya dapat dari keluarganya, dia (Alfin) baru seminggu ini pulang merantau dari Mesuji,”ujarnya, Senin (14/9).

Ia menerangkan rumah yang ditempati Alfin di kelurahan Sukajawa adalah milik kakeknya. Sementara itu, orang tua Alfin sendiri sudah lama berpisah. Saat ini, kata Jumawan, berdasarkan informasi yang diterimanya ibu dari Alfin sudah menikah lagi di Jambi, namun saat ini menjadi TKI di Taiwan.

“Jadi yang tinggal dirumahnya itu, ada sekitar enam orang yakni kakek dan neneknya Alfin, lalu bapaknya Alfin dan adiknya Alfin yang nomor dua. Sementara adiknya yang kecil, ikut sama ibunya. Kalau Alfin ini sendiri, anak pertama,” ujar Jumawan.

Jumawan sendiri mengaku tak begitu tahu mengenai aktivitas Alfin selama berada di lingkungan tersebut. Selain selama tiga tahun terakhir merantau, Jumawan mengatakan Alfin tergolong jarang bergaul di lingkungan tempat tinggalnya di Kelurahan Sukajawa.

“Ya kalau sepengetahuan saya, Alfin ini jarang terlihat dan pulang ke rumahnya. Jadi saya tidak begitu paham aktivitasnya dia [Alfin] ini seperti apa,”ungkapnya.

Mengenai aktivitas keseharian keluarga Alfin, Jumawan mengatakan mereka baik dan sering berbaur dengan masyarakat lainnya.

“Keluarganya baik-baik saja, bahkan bapaknya Alfin juga sering ngobrol sama saya. Tapi memang, bapaknya ini tidak pernah cerita atau mengeluh mengenai kondisi anak-anaknya termasuk Alfin,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, tersangka Alfin sudah memiliki istri dan belum lama ini memiliki seorang anak. Namun, Jumawan menyanggahnya.

“Alfin ini belum punya istri, dia (Alfin) masih bujang,” kata dia.

“Kalau soal dia [Alfin] mengalami gangguan jiwa, saya enggak paham. Dan, hal ini silakan tanyakan saja sama pihak keluarganya,” ucap Jumawan.

Salah satu tetangga Alfin yang namanya tak mau ditulis mengatakan tersangka penusukan Ali Jaber itu tak menunjukkan gelagat orang yang mengalami gangguan kejiwaan.

“Belum lama ini saya bertemu dan pas-pasan di jalan sama dia (Alfin),”ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

“Saat ketemu, saya tawarkan rokok sama dia (Alfin) dan beberapa kali saya bertemu sama Alfin di jalan bahkan sempat ngobrol, tidak ada tanda-tanda kalau Alfin itu alami gangguan jiwa,” tambahnya.

Rumah Alfin itu berada di dalam gang yang berjarak sekitar 100 meter dari Jalan Tamim. Saat CNNIndonesia.com datangi pada Senin siang lalu, rumah tersebut terlihat sepi, dan terpasang garis polisi.

Terpantau, beberapa anggota polisi berseragam dan pakaian bebas dari Polresta Bandarlampung dan Polsekta Tanjungkarang Barat berada di sekitar lokasi rumah Alfin. Lalu, ada juga yang berada di luar gang rumah tersangka, serta di kediaman RT setempat.

Beberapa anggota polisi tersebut, masih terus mendalami kasus tersebut dengan menggali informasi lebih mendalam lagi baik dari Ketua RT setempat maupun warga lainnya di lingkungan sekitar tempat tinggal tersangka Alfin.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti motif penyerangan tersangka Alfin terhadap Syekh Ali Jaber yang dilakukan saat ulama asal Madinah tersebut berceramah di Bandar Lampung akhir pekan lalu.***

 

Sumber: CNN Indonesia

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: