Lagi pusing masalah keuangan? Berikut keringanan dari sejumlah Pinjaman Online di Indonesia


Pekanbaru (Riaunews.com) – Selama beberapa bulan pada pertengahan tahun 2020 ini, rakyat Indonesia harus menerima suatu kondisi baru yang diakibatkan oleh COVID-19.

Bahkan virus ini tidak hanya menyerang tubuh saja, melainkan juga menyerang sektor ekonomi di Indonesia. Banyak perusahaan yang terpaksa harus melaksanakan, adanya PHK karyawan karena tidak kuat akan pemberian gaji.

Adapun berbagai bisnis usaha juga mengatakan bahwa pendapatannya turun drastis di masa corona ini.

Dengan keadaan seperti itu, banyak pula perubahan-perubahan yang terjadi. Misalnya saja pada pinjaman online (pinjol) yang mencoba untuk meringankan pelunasan bagi nasabah mereka.

Lalu, apa saja bentuk keringanan pinjaman online di Indonesia? Mari kita simak di bawah ini!

1. Keringanan Pada Pinjaman Online Tunaiku

Aplikasi pinjol yang pertama yakni Tunaiku, karena termasuk dalam pinjaman online terpercaya, dan terjamin legalitasnya. Telah berpengalaman sejak tahun 2014, aplikasi yang satu ini selalu memberikan yang terbaik.

Selain terpercaya, aplikasi ini pun termasuk juga dalam pinjaman online yang diawasi OJK. Sehingga sudah jelas akan keberadaannya, ya. Lalu apa sajakah bentuk keringanan?

Nah, keringanan ini pun sesuai kesepakatan, yang memang dikhususkan untuk nasabah yang terkena dampak tertentu dalam pekerjaan atau bisnisnya. Maka tentu Anda bisa berkonsultasi dengan menghubungi langsung kontak dari Tunaiku.

2. Keringanan pada Kredivo
Pihak Kredivo memahami bahwa di masa pandemi ini tidak mudah untuk banyak orang. Oleh karena itu Kredivo menyediakan berbagai keringanan untuk para nasabahnya. Pihak Kredivo pun akan menurunkan biaya serta bunga keterlambatan untuk periode 15 Mei sampai 14 Juni 2020.

Biaya keterlambatannya diturunkan menjadi 3% perbulan. Serta bunga keterlambatannya juga diturunkan menjadi 3% perbulan dari jumlah tagihan yang telah melewati jatuh tempo. Sehingga diakui bahwa adanya pinjaman online yang satu ini, bisa sangat membantu, ya.

3. Keringanan pada Akulaku

Saat ini pinjaman online Akulaku telah memberikan keringanan kepada 13.876 debitur dengan total pinjaman hingga Rp. 47,3 miliar sampai bulan Juli lalu. Keringan yang mereka berikan berupa penundaan pembayaran pinjaman pada periode tertentu. Sebenarnya total nasabah yang mengajukan keringanan sebanyak 36.478, namun tidak semua disetujui, karena harus lolos pada kriteria-kriteria yang telah ditetapkan.

4. Pada Pinjaman Online Modalku

Pada pinjaman online Modalku, ia akan melakukan seleksi yang lebih komprehensif kepada calon nasabah dan para nasabah yang sudah meminjam di aplikasi Modalku. Nah, mereka pun juga akan menyesuaikan angka limit dan tenor pinjaman, dengan jenis pinjaman dan profil bisnis masing-masing nasabah.

Mereka paham betul bahwa pandemi kini sangat berdampak untuk para UMKM. Oleh karena itu mereka memberikan keringanan untuk para industri seperti food & beverage, perdagangan lintas negara, travel, dan industri lainnya.

5. Pada Pinjaman Online Uang Teman

Untuk pinjaman online yang satu ini, maka nasabah yang masuk kategori untuk mendapatkan keringanan adalah nasabah yang terkena dampak penutupan jalur transportasi dan pariwisata, dari dan menuju China.

Adapun para nasabah yang bisnisnya terkena dampak dalam hal ekspor dan impor. Lalu juga nasabah yang penghasilannya terpengaruh karena pasokan bahan baku, tenaga kerja dari China.

Jika para nasabah termasuk kedalam kategori tersebut, maka pihak pinjaman online Uangteman siap memberikan relaksasi dan keringanan kredit kepada para nasabah.

Itulah beberapa pinjaman online yang terdaftar dan diawasi OJK, sehingga otomatis juga terpercaya, dan bisa memberikan Anda keringanan pinjaman dalam bentuk online di Indonesia. Semoga bermanfaat!***

Tinggalkan Balasan