Selasa , Juni 22 2021

Pengusaha kakap kirim kirim surat tolak PSBB ke Jokowi, ini kata netizen

Robert Budi Hartono bos Djarum dan BCA.

Jakarta (Riaunews.com) – Robert Budi Hartono pengusaha terkaya Indonesia pemilik Grup Djarum dan BCA memberikan surat penolakan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Surat penolakan PSBB kepada Presiden Jokowi itu, diunggah oleh salah satu pengusaha yakni Peter Gontha melalui akun Instagram miliknya @petergontha.

Baca: Masih menyerang, Airlangga sebut PSBB ketat ala Anies overdosis

Adapun dalam surat untuk Jokowi itu, Peter Gontha menyampaikan Orang terkaya Indonesia Robert Budi Hartono mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo yang isinya menolak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa pemerintah provinsi DKI Jakarta akan kembali memberlakukan PSBB Jakarta pada Senin 14 September 2020 mendatang karena jumlah positif COVID-19 meningkat. Selain itu, Anies juga beralasan bahwa kapasitas rumah sakit di DKI Jakarta sudah maksimum.

Hal ini pun mendapatkan sejumlah komentar dari para netizen budiman di media sosial. Salah satunya akun King Purwa yang dengan tegas mendukung PSBB.

“Raja Tapian dah teriak nolak Kita pun teriak #DukungPSBB,”cuit akun @_KingPurwa. Sedangkan akun @IqVandys menyayangkan sikap Budi Hartono yang terkesan lancang mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi.

“Baru kali ini pengusaha cukong berani-beraninya surati presiden dengan lancangnya memerintah presiden agar melawan keputusan PSBB gubernur DKI #DukungPSBB,” kicaunya.

Baca: Bos Djarum surati Jokowi agar batalkan PSBB total Jakarta

Sedangkan, akun @HukumDan berkicau tak kalah menohok dengan menyebut Jokowi menghadapi dilema memilih untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia atau mengikuti pembisik pihak-pihak yang menolak PSBB.

“Jokowi menghadapi dilema. Melindungi seluruh rakyat Indonesia atau ikuti pembisik dan para Hantu Medsos menolak PSBB total dan menggantinya dengan Pembatasan Skala Mikro. Disaat situasi covid lagi landai diganti new normal. Hancur sudah. #DukungPSBB,”celotehnya.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: