Minggu , Desember 5 2021

Sering mengkritik pemerintah, partai besutan Fahri Hamzah ternyata dukung anak dan mantu Jokowi di Pilkada 2020

Pendiri Partai Gelora, Fahri Hamzah.

Jakarta (Riaunews.com) – Meski Fahri Hamzah dikenal sebagai tokoh politik nasional yang kerap mengkritik pemerintahan saat ini, namun untuk urusan Pilkada 2020, ternyata partai besutannya mendukung anak dan mantu Presiden Joko Widodo.

Hal ini sebagaimana disampaikan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora Indonesia Mahfudz Sidik, bahwa partai mereka mendukung putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang berpasangan dengan Teguh Prakoso berpotensi menang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo, dan menantu Jokowi, Bobby Afif Nasution yang berpasangan dengan Aulia Rahman di Pilwalkot Medan.

Baca: Fahri Hamzah: Kesalahan kabinet Jokowi karena terseret dendam tak jelas

“Partai Gelora menilai Gibran berpotensi memenangi Pilkada Solo,” kata Mahfudz dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (15/9/2020).

Pasangan Gibran-Teguh mengantongi dukungan dari seluruh partai politik di DPRD Solo untuk berkoalisi di Pilkada 2020 yakni PDIP, Gerindra, PAN, Demokrat, Golkar dan PSI. Sementara PKS memilih untuk abstain di Pilwalkot Solo.

Sementara pasangan Bobby-Aulia mendapat rekomendasi dukungan dari PDIP, Gerindra, Golkar, NasDem, PPP, PAN, PSI dan Hanura. Koalisi besar ini menguasai 39 dari total 50 kursi di DPRD Medan.

“Pasangan Bobby-Aulia juga memiliki potensi besar memenangi Pilkada Medan,” kata Mahfudz.

Mahfudz mengatakan, belakangan ini banyak calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada 2020 menjalin komunikasi dengan Partai Gelora. Hal itu bertujuan agar Partai Gelora ikut dalam koalisi partai-partai pendukung meski tidak berpengaruh terhadap syarat pencalonan kepala daerah dalam pilkada.

Baca: Fahri Hamzah: Menag mungkin minder jadi Muslim

“Tetapi Partai Gelora tetap diharapkan oleh para calon kepala daerah dan koalisi partai pendukung. Kita akan all out, kita sudah perintahkan DPW, DPD dan kader untuk memenangkan 135 pilkada,” kata dia.

Dalam pelaksanaan Pilkada 2020, Partai Gelora dan PKS juga terlihat mesra karena berkoalisi di beberapa daerah.

Koalisi itu terjadi di Pilkada Kabupaten Rokan Hulu di mana Partai Gelora berkoalisi dengan PKS, Gerindra, PDIP, Demokrat, Hanura dan Nasdem mendukung pasangan Sukiman-Indra Gunawan.

Koalisi dengan PKS juga terjadi di Pilkada Kota Surabaya. Partai Gelora bersama PKB, Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PKS, PPP dan Nasdem mendukung pasangan calon Machfud Arifin-Mujiaman.

Partai Gelora didirikan oleh sejumlah eks elite PKS. Mereka di antaranya terdiri dari mantan Presiden PKS Anis Matta, Fahri Hamzah termasuk Mahfudz Siddiq.

Sejak mengantongi SK dari Kemenkumham pada 20 Mei lalu, Partai Gelora langsung menyempurnakan struktur partai di berbagai daerah. Perekrutan kader baru juga dilakukan demi memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu 2024.

Baca: Fahri Hamzah sentil Menag: Lapor Pak Menteri, di masjid saya banyak orang good looking

Para petinggi Partai Gelora juga sempat melakukan pertemuan dengan Jokowi di Istana Kepresidenan pada Juli lalu.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: