Warga Tualang Siak temukan mayat membusuk di sumur, diduga pengusaha rental mobil yang hilang

Polisi mengevakuasi mayat dari sebuah sumur yang berada di dalam kebun sawit di Tualang, Siak. (Foto: Humas Polsek Tualang)

Siak (Riaunews.com) – Warga Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang, Siak digegerkan dengan ditemukan sesosok mayat berjenis pria ditemukan mengambang di sumur, Senin (21/9/2020).

Kuat dugaan mayat tersebut merupakan jasad seorang pengusaha rental mobil di Pekanbaru yang dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Baca: Seminggu tak pulang, istri pengusaha rental mobil buat laporan ke polisi

Kapolres Siak melalui Kapolsel Tualang AKP Faizal Ramzani membenarkan adanya penuam mayat tersebut, namun dirinya tak bisa memastikan apakah jasad tersebut merupakan pengusaha rental yang dilaporkan hilang.

“Saat ini kita masih mengolah TKP, namun identitasnya belum diketahui,” ungkapnya.

Dijelaskan AKP Faizal, untuk mengetahui jenazah korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk di outopsi.

Dari informasi yang dirangkum, penemuan mayat tersebut terjadi pada Senin (21/9) sekitar pukul 15.45 WIB, di sumur yang dikelilingi pohon sawit.

Lokasinya sendiri cukup jauh dari jalan raya.

Diberitakan sebelumnya, seorang istri pengusaha rental mobil di Pekanbaru terpaksa membuat laporan orang hilang ke polisi setelah suaminya yang bernama M. Alhadar (29) telah seminggu pergi namun tak ada kabar.

Baca: Lagi angkut penumpang, sopir mobil rental meninggal mendadak di lampu merah

Kapolsek Tenayan Raya Kompol Hanafi, Senin (21/9/2020) membenarkan adanya laporan tersebut, dan menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari istri, suaminya tidak pulang sejak mengantar sewa ke Kabupaten Siak, pada Senin (14/9/2020) lalu.

Korban menyewakan mobilnya berjenis Daihatsu Xenia warna abu-abu metalik dengan nomor polisi BM 1516 PB, dengan menggunakan pakaian baju koko berwarna abu-abu panjang.

“Hingga saat ini korban belum pulang ke rumah. Handphone yang bersangkutan juga sudah dicek ternyata sudah tidak aktif. Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban dimana,” jelasnya.

Terakhir kali keberadaan korban bisa dicek melalui GPS diketahui pada 15 September 2020 pukul 04.07 WIB berada di jalan baru bakal KM 75 daerah Maredan.

“Ciri-ciri korban yaitu rambut hitam pangkas pendek telinga, kumis tipis dan ada jenggot tebal hitam. Tinggi korban sekitar 160 cm, wajah bulat dan kulit sawo matang,” pungkasnya.***

 

Editor: Ilva

Tinggalkan Balasan