Senin , Oktober 19 2020
Home / Nasional / Demo penolakan Omnibus Law ricuh, Polisi minta tolong FPI redakan suasana

Demo penolakan Omnibus Law ricuh, Polisi minta tolong FPI redakan suasana

Demo penolakan omnibus law
Demo penolakan Omnibus Law kemabli berujung kericuhan di Jakarta. (Foto: Detik)

Jakarta (Riaunews.com) – Aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas) termasuk Persaudaraan Alumni (PA 212) berujung ricuh di Jakarta Pusat pada Selasa (13/10/2020).

Namun, kericuhan bukan dilakukan oleh orang-orang beratribut PA 212 yang biasa mengenakan baju putih.

Dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Kompas TV pada Selasa (13/10/2020) kericuhan dilakukan ratusan remaja.

Baca: Kepada massa Aksi 1310 Gubernur Sumut mengaku juga tak tahu apa itu Omnibus Law

Terlihat mereka terlibat aksi lempat batu dan bakar jalan.

Dengan pengeras suara, terdengar polisi meminta agar para perusuh berhenti melempar.

Sehingga tembakan ke udara juga dilepaskan oleh kepolisian.

Polisi juga meminta tolong agar Front Pembela Islam (FPI) membantu menenangkan para perusuh.

Polisi terus menimbau agar semua pihak bisa tenang.

“Tolong yang dari FPI jagain, jangan ada yang anarki. Tidak ada yang terpancing, tidak ada yang terprovokasi, semua tenang.”

“Aksi ini aksi damai,” kata polisi.

Dalam kesempatan itu polisi meyakini ada pihak-pihak yang ingin mengadu domba.

Lagi-lagi, polisi meminta bantuannya pada para anggota FPI.

“Teman-teman semuanya tetap tenang. Ada kelompok-kelompok tertentu yang ingin mengadu.”

Baca: Habib Rizieq akan pulang, FPI: Tanpa bantuan rezim zalim Indonesia

“Teman-teman FPI tolong jagain, kita bekerja sama iya kita bekerja sama, tidak ada yang rasis,” imbau polisi.

Demi menenangkan para perusuh, polisi itu meyakinkan bahwa pihaknya tidak bergerak.

“Kami dari pihak kepolisian tidak ada yang bergerak, kami dari kepolisian tidak ada yang bergerak.”

“Itu teman-teman yang ada di belakang jangan ada yang melempar,” serang polisi.

Terdengar polisi berulang kali meminta bantuan FPI karena kewalahan dengan aksi perusuh.

Sehingga, polisi juga mengucapkan rasa terima kasih bagi FPI yang ikut membantu berusahan menenangkan para perusuh.

“Teman-teman FPI tolong dibantu, kami tidak akan bergerak, kami dari kepolisian tidak akan bergerak.”

“Terima kasih teman FPI yang membantu kami, terimakasih teman-teman FPI yang membantu kami,” ungkap polisi. ***

Tinggalkan Balasan