Gubri Apresiasi Guru TK yang Sulap Kolam Renang Jadi Budidaya Lele, Hasil Panennya 350 Kg

Gubri Syamsuar panen lele
Gubernur Riau Syamsuar (paling kanan) saat ikut memanen ikan lele di kolam ikan yang ada di sekolah Taman Kanak-kanak dan Tahfiz amanah, di Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Selasa (20/10/2020). (Foto: MCR)

Kampa (Riaunews.com) – Di masa pandemi Covid-19 ini, ternyata tidak menjadi halangan bagi masyarakat beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Salah satunya seperti yang dilakukan sejumlah guru di TPQ dan TK Tahfiz Amanah, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau.

Baca: Mahasiswa dan dewan nilai Syamsuar coreng citra Pemprov dengan mengangkat mantan napi jadi pejabat

Atas kegigihan para guru tersebut, Gubernur Riau Syamsuar turut memberikan apresiasi, bahkan ikut turun langsung melakukan panen lele.

“Ini merupakan salah satu inovasi yang dibuat oleh seorang ibu, dibantu oleh para pembinanya. Dari mereka yang biasa mengajar anak-anak, bisa produktif dengan beternak lele. Dengan meningkatkan ketahanan pangan di Riau ini salah satu upaya kita kita mempersiapkan ketahanan pangan dari yang ada,” kata Syamsuar, Selasa (20/10/2020).

Diakatan Gubri, pihaknya mengapresiasi kelompok masyarakat di Riau ini yang telah berinisatif, ditengah masa pandemi covid-19, menggalakkan ketahanan pangan, baik beternak ikan, ayam, bertanam padi maupun berladang jagung. Kegiatan itu sangat mendukung program pemerintah daerah dalam rangka swasembada pangan.

Sementara itu, pengelola kolam lele, Hj Anis Ilias, yang juga sebagai pemilik TPQ dan TK Tahfiz Amanah menceritakan, sejak 8 bulan anak-anak tidak bersekolah, dan sebagai penyambung kehidupan, sejumlah guru yang ada di sekolah tersebut kemudian berinisiatif untuk menyulap kolam renang yang ada di sekolah menjadi tempat beternak lele.

Baca: Syamsuar tak setuju ada konser musik saat kampanye

Hasilnya pun lumayan. Dari kolam yang berukuran 4×6 meter ini, mampu menghasilkan ikan lele hingga 350 Kg setiap panennya.

“Untuk sekali panen kira-kira 350 kilo. Sebagian dijual langsung, sementara yang lainnya diolah terlebih dahulu,” kata Hj Anis, Selasa (20/10/2020).

Dijelaskan, adapun lele olahan ada yang menjadi ikan salai, abon, sarden dan ada juga yang direndang.***

Tinggalkan Balasan