Netizen Nilai Pernyataan Menkominfo Seperti di Negara Komunis

Menkominfo Johnny G Plate
Menkominfo Johnny G Plate.

Jakarta (Riaunews.com) – Ucapan Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate tentang hoax dibully netizen di media sosial.

Netizen menganggap ucapan sang menteri tidak mencerminkan Indonesia sebagai negara demokrasi, namun malah mirip seperti negara komunis.

Baca: Emosi di Mata Najwa, Menkominfo: Kalau Pemerintah Bilang Hoax, Ya Hoax, Jangan Dibantah!

Komentar netizen dipicu dari perdebatan sengit yang terjadi di acara Mata Najwa yang disiarkan Trans 7, Rabu 15 Oktober 2020 malam.

Perdebatan dalam acara yang mengangkat tema Cipta Kerja: Mana Fakta Mana Dusta itu terjadi antara Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny Gerard Plate dengan Direktur YLBHI Afinawati.

Saat itu, Asfin diminta Najwa Shihab mengemukakan pendapatnya tentang disinformasi yang terjadi dalam UU Cipta Kerja.

Perdebatan pun berlangsung sengit. Menkominfo yang terlihat geram dengan berteriak kemudian berkata.

“Kalau pemerintah sudah bilang hoax, ya itu hoax, kenapa dibantah lagi,” tutur dia.

Atas pernyataan tersebut, Johnny G Plate menjadi bahan pergunjingan di ranah Twitter.

“Ngeri bat ya, NKRI itu demoktasi. Tapi kok ada pernyataan klo Pemerintah bilang hoax ya hoax. Jangan dibantah. Hadahhh menuju otoriter,” tulis @aaronshea.

Baca: Rizal Ramli: UU Cipta Kerja Tidak Memperbaiki Benang Kusut, Malah Bikin Tambah Ruwet

“Kelihatan… sekali dari pernyataan menteri itu semalam.. hmm Ini Indonesia kan? Bukan yang utara itu kan? Hmmmm” tulis @dani prastyio.

“Menteri komunikasi tapi kurang bisa berkomunikasi dgn baik. I don’t know man, but it’s ironic,” kata @ayeeph.

“Sedih. Menkominfo kalah telak berargumen dg aktifis akhirnya ngotot teriak2 hanya untuk membuat lawan bicara tidak lagi punya waktu bicara. Memang era ini yg sering saya lihat Menkominfo banyak bicara Hoax Hoax & Hoax entah seberapa persen memberikan informasi yg dibutuhkan Rakyat,”cuit @soeyoto1.***

Tinggalkan Balasan