Kamis , Desember 2 2021

Pemuda Sampang ini Sabet Juara 1 Pemuda Pelopor Nasional

Abdul Rozak alias Zaki keluar sebagai juara 1 Pemuda Pelopor.
Abdul Rozak alias Zaki keluar sebagai juara 1 Pemuda Pelopor Nasional 2020. (Foto: Istimewa)

Jakarta (Riaunews.com) – Membangkitkan jiwa kepemimpinan pemuda jelas bukan hal mudah. Meski dianggap memegang peranan penting dalam kemajuan suatu bangsa, nyatanya menciptakan pemuda berkarakter, berjiwa pemimpin, dan berkontribusi butuh proses dan komitmen.

Inilah yang ingin dibuktikan Abdul Rozak, penerima manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) Dompet Dhuafa Pendidikan Angkatan 9.

Baca: BRSAMPK Rumbai  MoU kemitraan dengan RS Lancang Kuning Dompet Dhuafa

Zaki, panggilan akrabnya, berhasil menyabet Juara 1 Pemuda Pelopor Bidang Agama, Sosial, dan Budaya tingkat nasional yang disiarkan langsung di Televisi Republik Indonesia (TVRI) Jakarta pada Kamis (22/10/2020).

Pada ajang Pemuda Pelopor, pemuda asal Sampang, Jawa Timur ini membawa platform gerakan kemanusiaan Senyum Desa yang dirintis sejak 27 Oktober 2017.

Senyum Desa bertujuan agar para pemuda bisa berkontribusi nyata dengan turun langsung ke lapangan berbekal kemampuan yang mereka kuasai dan mengabdi kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Saat ini Senyum Desa sudah memiliki koordinator wilayah di dua puluh provinsi.

“Penumbuhan serta pembentukan karakter, jiwa kepemimpinan, kontribusi, komitmen, dan semangat kerelawanan yang diajarkan melalui values dalam setiap pembinaan dan mentoring BAKTI NUSA membentuk dan membantu saya berada pada posisi dan prestasi hingga saat ini,” jelas Zaki kepada Riaunews.com melalui press release yang diterima Kamis (22/10).

Baca: Karyawan Dompet Dhuafa Pendidikan tetap bekerja optimal selama WFH

Pemuda Pelopor merupakan salah satu agenda Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menjaring kepeloporan yang dilandasi dan diprakarsai oleh pemuda dalam setiap gagasan pemikiran, sikap, tindakan dan perilaku.

Tahapannya dimulai dari proses seleksi yang diselenggarakan pada 18 Juni 2020, penilaian lapangan (fact finding) yang dilaksanakan pada 13 hingga 17 Juli 2020, dan seleksi nasional yang dihelat pada 22 Oktober 2020.

“Tentunya semua pencapaian yang saya peroleh tidak lepas dari peran serta Dompet Dhuafa Pendidikan, khususnya program kepemimpinan BAKTI NUSA,” tuturnya penuh rasa syukur.

Zaki berharap program BAKTI NUSA dapat terus bertahan dengan progam mumpuni berkesinambungan hingga bisa menelurkan banyak pemuda prestatif dan kontributif untuk Indonesia lebih baik.

Baca: Dompet Dhuafa bangun Stasiun Cuci Tangan untuk cegah penyebaran corona

“Semoga di masa depam BAKTI Nusa bisa terus memberikan dan mencetak anak-anak muda yang berprestasi dan memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa Indonesia,” pungkasnya.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: