Penangkapan petinggi KAMI, Fadli Zon: Malu kita menyebut sebagai negara demokrasi

Fadli Zon
Anggota DPR RI Fadli Zon.

Jakarta (Riaunews.com) – Anggota DPR RI Fadli Zon menyoroti penangkapan sejumlah petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Menurutnya, Indonesia harusnya malu bila masih disebut sebagai ‘negara demokrasi’.

Hal itu disampaikan oleh Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon.

Baca: Samuel F Silaen sindir Fadli Zon: Layaknya oposisi tapi hidupnya disusui pemerintah

Dalam cuitannya, Fadli Zon mengunggah tautan pemberitaan sebuah media online yang melaporkan bahwa petinggi KAMI Syahganda Nainggolan dibekuk kepolisian.

“Malu kita pada dunia masih berani menyebut ‘negara demokrasi'” kata Fadli Zon seperti dikutip pada Selasa (13/10/2020).

Menurut Fadli Zon, cara pemerintah membekuk orang-orang yang berbeda pandangan dengan pemerintah merupakan cara lama.

Tak sepatutnya cara-cara tersebut digunakan kembali di era demokrasi.

Baca: Kronologi penangkapan 8 petinggi dan anggota KAMI di 5 kota

“Cara-cara lama dipakai lagi di era demokrasi. Perbedaan pendapat dan sikap dimusuhi dijerat, ditangkap,” imbuhnya.

Dalam cuitan tersebut, Fadli Zon juga menyindir pemerintah. Ia menyebut kekuasaan tak abadi namun tindakan-tindakan seperti itu masih dilakukan.

“Padahal kekuasaan tak pernah abadi,” lanjutnya. ***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: