Buruh dan Mahasiswa Bergerak Kepung Istana, Demo Omnibus Law

Aksi unjuk rasa buruh tolak Omnibus Law
Aksi unjuk rasa buruh tolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja di Kawasan Patung Kuda, Jakarta pada 2 November 2020. (Foto: CNN Indonesia)

Jakarta (Riaunews.com) – Massa buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), serta sejumlah Aliansi Mahasiswa, petani, hingga elemen masyarakat dari kalangan pemuda dan perempuan pejuang akan berdemonstrasi di seberang Istana Negara siang ini, Selasa (10/11/2020).

Kegiatan ini dilakukan aliansi buruh dan masyarakat bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan demi memperjuangkan penolakan terhadap Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 atau Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca: Di Hari Pahlawan, Buruh Surabaya Demo Menolak UU Cipta Kerja

Juru Bicara Gebrak, Jumisih menyebut diperkirakan akan ada 10 ribu massa yang bergabung untuk mengepung Istana Negara hari ini. Mereka akan melakukan longmarch dari titik kumpul di kantor ILO (International Labour Organization) ke Istana Negara.

“Iya benar, rencana ada sekitar 10 ribu massa, ini atas nama GEBRAK, jadi ada buruh, petani, mahasiswa, pemuda, perempuan juga,” kata Jumisih saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat.

Aksi kata Jumisih akan dimulai tepat pukul 10.00 WIB dari depan Kantor ILO dan berlanjut serta dipusatkan di depan Istana Negara. Tuntutan para buruh pun kata Jumisih tetap sama yakni pembatalan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020.

Mereka juga akam menyampaikan propaganda berkaitan dengan kenaikan Upah Mininimum yang jika sesuai surat edaran Menteri Tenaga Kerja tak akan naik tahun depan.

Aksi buruh yang digelar hari ini semula direncanakan hanya akan berupa gerakan mogok kerja di tempat masing-masing. Namun, kegiatan itu diubah demi pengumpulan kekuatan dan agar aspirasi bisa lebih didengar oleh pemerintah.

Baca: Pembimbing Disertasi Mahfud Md Sebut UU Cipta Kerja Merupakan UU Elitis-Ortodoks-Otoriter

Sebenarnya, aksi demonstrasi tak hanya dilakukan oleh buruh yang tergabung dalam Gebrak dan elemen mahasiswa serta masyarakat lainnya, buruh yang tergabung dalam KSPI juga akan menggelar demonstrasi di depan kantor Kementerian Tenaga Kerja yang berada di kawasan Gatot Subroto.

Juru Bicara KSPI, Kahar S Cahyono mengatakan aksi hanya akan digelar di depan Kemenaker. Massa KSPI tak akan bergerak ke Istana Negara dalam demonstrasi yang mulai digelar tepat pukul 10.30 WIB itu.

“Kami hanya fokus di Kemenaker,” kata Kahar.***

Tinggalkan Balasan