Dishub Klaim Smart Card BLUe Tak Dapat Dipalsukan

Smart card BLUe menggantikan buku KIR kendaraan niaga.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pergantian buku KIR menjadi smart card BLUe terus digesa UPT PKB Dishub Pekanbaru. BLUe sendiri merupakan singkatan dari Bukti Lulus Uji Elektronik.

Pergantian buku KIR sendiri menjadi BLUe untuk menghindari pemalsuan buku KIR dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dari 20 Juli 2020 kemarin hingga saat ini kita sudah ganti 11.189 buku KIR menjadi BLUe. Sesuai dengan edaran Kementerian Perhubungan, buku KIR beralih ke smart card,” ujar Kepala UPT PKB Dishub Pekanbaru Muhammad Nasri MSi, Jumat (20/11/2020).

Nasri memastikan, dengan pergantian buku KIR menjadi smart card BLUe akan semakin memaksimalkan layanan uji kelayakan kendaraan kepada masyarakat. Ia menegaskan, BLUe sendiri juga tidak dapat dipalsukan karena ada nomor registrasi yang terkoneksi dengan pusat.

Selain dapat menghindari pemalsuan buku KIR, dengan BLUe juga dapat menghilangkan praktik percaloan dilapangan. Nasri juga menyebut BLUe dapat menghindari potensi kebocoran PAD dari retribusi PKB. Pasalnya, pada BLUe tersistem dan terkoneksi dengan pusat.

“Karena smart card ini terintegrasi dengan Kementerian Perhubungan. Saat uji kelayakan di sini data-data dan foto kendaraan langsung dikirim ke pusat,” terangnya.

Ia mengungkapkan, pergantian buku KIR ke BLUe sendiri ini pada kendaraan angkutan di Kota Pekanbaru, ditargetkan dapat tuntas pada awal tahun 2021 mendatang. Pihaknya terus menggesa pergantian buku KIR guna menghindari pemalsuan buku dan dalam menggenjot PAD dari sektor retribusi PKB.

“Jadi tidak ada lagi buku KIR, semua pakai smart card. Kita targetkan pada Januari 2020 semua kendaraan angkutan sudah pakai BLUe,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan