Golkar Bantah Kurir Narkoba Simon Siahaan Sebagai Timses Cabup Pelalawan Edi Sukemi

Edi Sukemi
Cabup Pelalawan Edi Sukemi

Pangkalankerinci (Riaunews.com) – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan nomor urut 4, Adi Sukemi-Muhammad Rais betul-betul menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, menjelang pencoblosan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Hal tersebut menyusul penangkapan bandar Narkoba 20 kilogram sabu, oleh tim Harimau Kampar tim khusus bentukan Polda Riau mengungkap bandar besar beberapa hari lalu. Apalagi, tiga dari bandar ini adalah Simon Siahaan.

Baca: Melawan Petugas, Kurir Sabu 20 Kg Ditembak Mati di Bengkalis

Simon Siahaan sendiri disebut-sebut menjadi salah satu tim sukses (Timses) Paslon 4.

Tidak saja sampai disitu, Simon Siahaan dihubungkan dengan Paslon nomor urut 4, berkat pengembangan ke Pelalawan, Senin (9/11/2020) kemarin. Di kosan tersangka tepatnya jalan Pemda ditemukan sejumlah logistik Paslon nomor urut 4.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, membenarkan hal itu. Menurutnya, tersangka adalah tim survei untuk pemenangan salah satu calon.

“Dia (Simon, red) mengaku sebagai tim survei untuk pemenangan calon Bupati Pelalawan,” ujar Sunarto, Selasa (10/11/2020).

Bantah Terlibat Timses

Terkait, penangkapan Simon Siahaan disebut-sebut menjadi timses dibantah keras oleh tim Paslon nomor urut 4, Adi Sukemi-Muhammad Rais.

Bantahan ini disampaikan, Juru Bicara (Jubir) Paslon nomor urut 4, Baharudin, SH, melalui konferensi yang digelar di kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Pelalawan, Selasa (10/11/2020) sore.

“Simon Siahaan tersangka bandar Narkoba yang ditangkap kemarin, dapat dipastikan bukanlah, tim sukses pemenangan Adi Sukemi-M Rais, sebab timses itu terdaftar dan sama sekali ia tidak terdaftar di jaringan koalisi Pelalawan bersatu. Tapi Simon Siahaan ini, membantu survei,” paparnya, dilansir Cakaplah.

Baca: Timses Salah Satu Cabup Pelalawan Terlibat Penyelundupan Sabu 20 Kg

Terkait penemuan Sembako, saat penangkapan di rumah kediaman Simon Siahaan Baharudin membenarkan bahwa Sembako ini adalah pemilik nomor urut Paslon nomor urut 4. Sembako ini kata dia adalah untuk kepentingan HUT Partai Golkar.

“Jadi Simon ini pernah mengambil sembako ini di awal bulan Juli. Betul milik kita tapi lantaran tahapan Pilkada, tak jadi distribusikan,” tukasnya.***

Tinggalkan Balasan