Jumat , Juni 18 2021

Jika Ini Terjadi, Novel Baswedan Akan Mundur dari KPK

Novel Baswedan
Penyidik senior KPK yang menjadi korban penyiraman air keras, Novel Baswedan. (Foto: Detikcom)

Jakarta (Riaunews.com) – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengaku sudah pernah berniat untuk mundur sebagai pegawai lembaga antirasuah.

Hal itu disampaikan Novel saat berbincang dengan wartawan senior, Karni Ilyas dalam video yang diunggah di akun YouTube Karni Ilyas Club pada Ahad (29/11/2020).

Awalnya, Karni Ilyas menyinggung adanya sekitar 30 pegawai KPK yang menyatakan mundur. Namun, Novel Baswedan yang kerap kali mengkritik lembaganya sendiri tak kunjung mengikuti jejak rekannya itu.

“Ya memang sejujurnya, sudah beberapa waktu yang lalu saya ingin mundur,” ujar Novel Baswedan seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (30/11).

Namun, kata Novel, dirinya masih mempertimbangkan kembali niatnya tersebut.

Ia akan mewujudkan niatnya itu ketika KPK benar-benar tidak bisa membuat pegawainya melakukan sesuatu untuk memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia.

“Tapi kemudian ketika saya timbang-timbang kembali, saya berfikir, saya akan menunggu sampai pada masa betul-betul (KPK) tidak bisa ngapa-ngapain, tidak bisa berbuat sungguh-sungguh, saya akan mundur dari sana,” tegas Novel.

Novel pun menyebut bahwa saat ini sudah mulai terlihat bahwa KPK mulai kehilangan kekuatan dalam memberantas korupsi di tanah air.

“Arahnya sangat terlihat Pak Karni, dari yang pertama tadi saya katakan, independensi itu menjadi poin penting. Poin penting untuk bisa bekerja dengan berintegritas dengan profesional. Kalau independensinya kemudian lemah atau tidak independen lagi, baik lembaganya maupun pegawainya, bagaimana kita bisa berharap bisa bekerja benar?” pungkas Novel.***

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: