Senin , Oktober 25 2021

Kemungkinan Besar Tidak Ada Penyertaan Modal Pemprov Riau ke BRK dan Jamkrida di APBD 2021

Zulfi Mursal anggota Bapemperda DPRD Riau.

PEKANBARU (RiauNews.com)-Anggota Badan Pembuatan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Riau, H Zulfi Mursal SH MH, menyatakan kemungkinan besar di RAPBD Provinsi Riau tahun 2021, tidak ada anggaran untuk penambahan modal bagi dua BUMD milik Pemprov Riau yakni PT Bank Riau Kepri (BRK) dan PT Jamkrida.

“Untuk penambahan modal pada BUMD PT BRK dan PT Jamkrida, kemungkinan tidak bisa dilakukan pada APBD 2021,” Jelas Zulfi, Kamis (26/11/20).

Untuk penyertaan modal pada BUMD lanjut ketua fraksi PAN DPRD Riau, ada dua hal yang harus dipenuhi seperti ada payung hukum semacam Perda, kemudian APBD surplus. Ranperda penyertaan modal kepada BUMD khususnya ke BRK dan Jamkrida memang sudah berada di Bapemperda DPRD Riau, akan tetapi tidak cukup waktu utk memprosesnya di tahun ini ( 2020), sementara RAPBD 2021 harus segera di sahkan.

“Ranperda yang telah masuk ke Bapemperda adalah Ranperda peralihan status PT BRK dari bank konvesional menjadi bank syariah, membahasnya butuh waktu,” kata Zulfi.

Mantan ketua DPRD Siak ini menjelaskan jika melihat kondisi keuangan pada pembahasan RAPBD 2021, kemungkinan besar terjadi defisit.

“Dua syarat tadi tidak terpenuhi seperti tidak ada payung hukum, kemudian kemampuan keuangan daerah belum bisa untuk memberikan tambahan modal bagi PT BRK dan Jamkrida,” imbuhnya.

 

 

 
 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: